alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Kedua Tim Pemenangan Cabup-Cawabup Rembang Sepakat Pilkada Damai

05 Oktober 2020, 14: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

SANTAI: Gus Umam Ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies saat silaturahmi di Rumdin Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto (sebelum penetapan paslon).

SANTAI: Gus Umam Ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies saat silaturahmi di Rumdin Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto (sebelum penetapan paslon). (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Sejumlah tokoh penting berada di balik tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Harno-Bayu dan Hafidz-Hanies. Satu dengan lainnya mengenal figur masing-masing. Meski berbeda pilihan mereka tetap bisa akur dan saling menghargai.

Kerukunan antarkubu pasangan calon (Paslon) di Pemilihan kepala daerah (pilkada) Rembang sudah terpupuk sebelum calon di tetapkan. Salah satu kedai kopi di Kota Garam menjadi saksi keakraban Kubu Hafidz-Hanies dan Harno-Bayu. Ada Zaimul Umam, Ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies, Supriadi Ketua Tim Pemenangan Harno Bayu, Ketua DPC PDIP Rembang Ridwan, dan beberapa tokoh lainnya. Di malam sebelum pendaftaran calon itu, mereka duduk bersama ngopi bareng. Sembari dibumbui gelak tawa.

Menurut Wakil Ketua Tim Pemenangan Harno-Bayu Gunasih figur tim pemenangan kubu lawan. Secara personal ia mengenal baik. Khususnya Zaimul Umam atau Gus Umam selaku ketua tim pemenangan Hafidz-Hanies.

SOLID: Supriyanto Eko Praptomo dan Gunasih Ketua dan Wakil Ketua Tim Pemenangan Harno-Bayu solid memenangkan calon mereka di pilkada Rembang Desember mendatang.

SOLID: Supriyanto Eko Praptomo dan Gunasih Ketua dan Wakil Ketua Tim Pemenangan Harno-Bayu solid memenangkan calon mereka di pilkada Rembang Desember mendatang. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

”Saya mengenal baik Gus Umam. Sejak lama. Sebelum menjadi DPRD 2009 dan waktu sama-sama duduk di dewan kenal dan hubungan baik. Walaupun saya sendiri pribadi secara kepartaian satu dapil,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Kudus.

Politisi senior asal Sluke ini menyebutkan bersinggungan dengan Gus Umam sudah sering sebab berada di dapil yang sama. Namun, semua bisa dikomunikasikan dengan baik. “Jadi dengan Gus Umam enjoy atau baik-baik saja. Tidak ada gesekan berarti. Demikian di pilkada ini. Hingga saat ini masih berhubungan baik sekali,” ungkapnya.

Hanya saja, saat ini karena kondisi. Memang jarang bertemu. Tapi selalu menyapa, saling WA masih berjalan. “Intinya saling mendoakan. Karena sama-sama menjalankan perintah partai. Sama-sama berjuang untuk partai. Tapi secara pribadi sama masih baik,” bebernya.

Dia mengakui pertemanan keduanya masih solid. Karena sama-sama tau masing-masing posisi.” Di saat bertugas partai dan pribadi. Semuanya bisa menjaga. Cuma terkadang tim-tim yang ada di bawah memang ada sedikit persoalan.  Malum orang banyak. Karakternya beda-beda. Ada yang kasar, keras, lembut. Sehingga punya gaya. Begitupun sebaliknya di tim Harno-Bayu. Satu dua ada yang kasar, lembut dan saling menghargai. Namun masih bisa memahami,” ujarnya.

Tetapi ada satu yang agak kadang jengkel. Justru di medsos. Terkadang yang tidak terkontrol. Kadang juga tidak pantas untuk seorang timses katakanlah Hafidz-Hanies. Cuma itu hanya oknum, sehingga sama-sama bisa memahami.

”Yang penting harapan saya semua tim petugas partai. Semua  tim harus menjalankan amanah dengan baik,” harapannya.

Sehingga apapun usaha dan upaya harusnya bisa saling mengerti dan memahami. Apapun itu setiap lima tahun sekali bertarung lagi. “Semua Tidak tahu nanti di tahun 2024 bisa jadi kawan, saling ketemu, berjuang bersama di kepentingan lain. Politik santai saja. Tidak perlu ongkok-ongkokan. Apalagi kepentingannya sama, sehingga dongo-dinongo. Sepandai-pandainya. Bagaimana caranya meramu, meracik supaya calon bisa memenangkan bertarung,” imbuhnya.

Senada Ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies Zaimul Umam menuturkan jika  tokoh-tokoh yang ada di Kubu Harno-Bayu adalah teman. Jadi, pihaknya memang sering berkomunikasi dan berkomitmen untuk mewujudkan pilkada yang damai."Jadi kalau ada sesuatu harus kami koordinasikan," katanya.

Ia berpandangan, tokoh-tokoh yang ada di kubu Harno-Bayu adalah sosok yang baik. Dan memiliki kerangka berpikir yang sama. "Siapapun calonnya, siapapun timnya. Dari nomor satu (Harno-Bayu,Red), nomor dua (Hafidz-Hanies,Red). Saya kira kerangkanya sama. Kami komunikasi terus untuk menjaga kondusifitas," ujarnya.

Di sisi lain, tim pemenangan kabupaten Paslon nomor urut dua sendiri sudah berkombinasi dari parpol hingga tim relawan. Ia mengklaim sudah memiliki banyak relawan dari berbagai elemen. Di setiap pertemuan, ia selalu menanamkan Pilkada damai untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Agar tak terjadi benturan.

Bagi Plt Ketua DPC PPP itu, Pilkada damai adalah, bagaimana cara menjaga kondusifitas. Yang menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya dari TNI dan Polri. Pihaknya selaku tim sukses kabupaten dan masyarakat juga turut berperan menjaga kondusifitas.

Langkah yang diambil, ia selalu mensosialisasikan bahwa politik adalah permainan dinamis. Dan jangan sampai mengorbankan persaudaraan hanya karena beda pilihan.

"Jangan menghabiskan energi untuk mencaci karena beda pilihan. Demokrasi adalah kontestasi gagasan. Kita tanamkan hal itu kepada tim kabupaten, kecamatan, desa Babakan sampai ke TPS," tuturnya. 

(ks/ali/noe/vah/top/JPR)

 TOP