alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
Rembang United Nafas Baru Sepakbola Rembang

Komposisi Pemain 60 Persen Asli Kota Garam

27 September 2020, 11: 08: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

PENGARAHAN: Hendra, pelatih Rembang United mengevaluasi permainan anak asuhnya usai latihan belum lama ini.

PENGARAHAN: Hendra, pelatih Rembang United mengevaluasi permainan anak asuhnya usai latihan belum lama ini. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Kehadiran Klub Rembang United digadang bisa memicu geliat sepak bola di Kota Garam. Setelah PSIR Rembang tiba-tiba “hilang”. Klub itu menargetkan pada 2021 bisa berlaga di Liga 3 Jateng.

Nahrowi bersama tim pelatih Rembang United lainnya mengumpulkan semua anak didik. Mereka diminta duduk melingkar. Dibagi menjadi dua kelompok. Ada tim hijau dan tim biru. Kemudian diberi arahan-arahan dan evaluasi di sela istirahat latihan babak pertama. Wejangannya tentang serangan, pertahanan, dan lain sebagainya.

Para pemain yang rata-rata berusia remaja itu juga nampak serius mendengarkan arahan dari Coach Nahrowi. Sembari berselonjor mengumpulkan energi. Selang 10 menit kemudian mereka pun kembali berlatih tanding.  Klub yang biasa berlatih di Lapangan Karas, Kecamatan Sedan ini di-launching pada 24 Agustus lalu.

Sebelumnya sudah ada seleksi pemain. Mulai 15-18 Agustus. Saat itu yang mendaftar ada 44 orang. Sekarang yang lolos ada 24 orang. 60 persen dari pemain lokal, sisanya dari luar kota di sekitar Rembang. Ada Blora hingga Tuban. Rata-rata mereka berusia maksimal 23 tahun. ”Sementara ini kami melihat perkembangan. Kalau kurang kami ganti lagi dengan yang lebih baik,” kata Humas Rembang United Mahmud.

Dengan jumlah pemain saat ini, lanjut Mahmud, masih belum final. Pekan depan akan dilaksanakan try out. Saat ini ia juga masih mencari bibit-bibit lagi. Hal ini dipersiapkan untuk mengikuti Liga 3. Karena Rembang United ditargetkan bisa merumput tahun depan. Secara rentang usia pemain memang sudah memenuhi persyaratan untuk mengikuti Liga 3.

”Skemanya masih menunggu perkembangan lagi. Ada korona ini kami belum tahu. Pastinya bagaimana. Ini fokus pembentukan tim,” jelasnya.

Nahrowi, salah satu pelatih mengakui untuk komposisi pemain memang belum maksimal. Dia menakar masih sekitar 30 persen. ”Kalau pemain belakang sudah bagus. Yang depannya lumayan. Tengah masih kurang. Perlu ada pembenahan,” ujarnya.

Untuk ujian lanjutan, pemain akan digembleng ke Malang, Jawa Timur. Sembari melakukan seleksi lanjutan. Ia ingin menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Ditanya tentang alasan merekrut pemain luar kota, kata dia, sebetulnya tidak memandang daerah. Saat seleksi informasi disiarkan secara umum. ”Karena kami di daerah perbatasan, secara kebetulan begitu,” katanya. 

(ks/vah/lid/top/JPR)

 TOP