alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Karena Hal Ini, Tak Semua UKM di Jepara Terima Bantuan

26 September 2020, 16: 39: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

KREASI: Pelaku UKM membuat barang bernilau jual dari bahan tenun Troso. Pendataan calon penerima bantuan modal usaha sudah mencapai enam ribu pelaku UKM.

KREASI: Pelaku UKM membuat barang bernilau jual dari bahan tenun Troso. Pendataan calon penerima bantuan modal usaha sudah mencapai enam ribu pelaku UKM. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Sebanyak 41.947 pelaku usaha mikro terdaftar program bantuan pelaku usaha mikro (BPUM) dari Pemerintah Pusat. Namun tak semuanya menerima bantuan. Karena harus lolos verifikasi.

Kepala Diskop UKM Nakertrans Jepara Eriza Rudi Yulianto, melalui Kabid UKM  Ririen Hariyanti mengatakan, pihaknya sekadar menghimpun data dan menyetor ke pusat. Sementara yang berhak untuk memverifikasi pemerintah pusat. Sehingga jumlah penerima BPUM yang sudah cair, dinas tidak mengetahuinya.

”Yang cair berapa, bay name-nya, siapa saja justru bank penyalur bantuan. Kami sekadar mengusulkan,” imbuhnya.

UKM yang terdaftar dihimpun secara berjenjang. Mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Mereka yang lolos verifikasi menerima bantuan senilai Rp 2,4 juta. Pelaku usaha yang bisa diajukan sebagai calon penerima merupakan usaha produktif yang dikelola keluarga atau perorangan. Dengan aset maksimal Rp 50 juta. Aset itu tidak termasuk tanah dan bangunan. Sedangkan hasil penjualan maksimal Rp 300 juta  per tahun.

(ks/war/lid/top/JPR)

 TOP