alexametrics
Kamis, 22 Oct 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

IAIN Kudus Ikut Mewarnai Perkembangan Pendidikan

24 September 2020, 10: 01: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

AUDIENSI: Rektor IAIN Kudus DR. Mudzakir audiensi dengan Plt Bupati Kudus Hartopo terkait rencana pengembangan IAIN Kudus menjadi UIN (sebelum korona).

AUDIENSI: Rektor IAIN Kudus DR. Mudzakir audiensi dengan Plt Bupati Kudus Hartopo terkait rencana pengembangan IAIN Kudus menjadi UIN (sebelum korona). (IAIN KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Kudus sebagai kota wali dan kota santri memiliki sejarah dan keunikan yang tidak dimiliki kota lain. Sebagai kota wali, Kudus memiliki dua wali. Yaitu kangjeng Sunan Kudus Syekh Ja’far Shodiq dan Kangjeng Sunan Muria Raden Umar Said. Sebagai kota santri, Kudus menjadi kota tujuan masyarakat dan kaum santri untuk belajar dan mengaji. Sebagai salah PTKIN yang berada di wilayah Pantura, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus menjadi salah satu tujuan untuk studi dan mengaji.

IAIN Kudus ikut berperan penting dan strategis dalam melahirkan masyarakat terpelajar dan berakhlak mulia. Menciptakan seorang sarjana dan magister yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan hidup harmoni dan toleran dalam kemajemukan untuk mewujudkan masyarakat yang demokratis, islami dan moderat. Bahkan IAIN Kudus senantiasa bersinergi dalam rangka menciptakan Kudus yang Religius, modern, dan sejahtera.

Perjalanan 50 tahun PTKIN di Kudus ini dimulai dari ditetapkannya menjadi fakultas daerah dari IAIN Walisongo pada 1970, hingga memperoleh izin dari presiden untuk mendirikan STAIN Kudus pada 1997. Dan di 2018 STAIN dapat beralih status menjadi IAIN Kudus. Tentu saja IAIN Kudus juga memberi sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa melalui lulusan yang berpengetahuan, menguasai teknologi, dan seni serta mempnyai keahlian dan keterampilan keberagamaan.

Kampus satu ini, memiliki 5 fakultas. Di antaranya Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Dakwah, dan Komunkasi Islam serta pascasarjana. Seperti yang tercantum dalam rencana strategis (Renstra) IAIN Kudus menjalankan fungsi Tridharma yaitu Pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat diarahkan untuk mengoptimalkan dan melahirkan lulusan yang mampu memahami dan  mengaplikasikan ilmu Islam terapan dalam realitas kehidupan akademik dan sosialnya sehingga diharapkan alumni memiliki kecakapan hidup, kecakapan personal, kecakapan sosial, kecakapan akademik, kecakapan vokasional, dan kecakapan spiritual. Dengan kecakapan tersebut diharapkan dapat membka softskill berupa kemandirian, kreativitas, entrepreneurship, dan tanggung  jawab serta pembudayaan akademik yang bebas dan bertanggung jawab, kritis, kreatif, dan inovatif.

Untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam berorganisasi seperti kemampuan leadership serta meningkatkan kompetensi di bidang bakat minat. Di IAIN Kudus terdapat 53 organisasi kemahasiswaan. Terdiri dari 12 senat mahasiswa dan dewan mahasiswa, 26 Himpunan Mahasiswa Program Studi  (HMPS), dan 15 Unit kegiatan mahasiswa. Melalui Ormawa ini mahasiswa juga dilatih dalam pengabdian masyarakat. Terbukti di masa pandemi ini para mahasiswa, baik secara individu maupun bersama organisasi mahasiswanya terlibat dalam aksi kepedulian pencegahan penularan Covid-19. Seperti membantu penyemprotan disinfektan, menyumbang serta membagi masker dan hand sanitizer, serta banyak kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh komunitas hingga lembaga pemerintahan.

Hadirnya IAIN Kudus yang kini memiliki sekitar 13.835 mahasiswa juga memberi dampak nyata dalam pertumbuhan ekonomi daerah sekitar. Melalui bisnis yang digeluti warga sekitar dari mulai bisnis hunian, kuliner, percetakan, dan bisnis lainnya. Efek perekonomian yang dirasa menjadikan warga turut mendukung IAIN Kudus dalam upaya transformasi menjadi UIN berupa perluasan lahan.

Dukungan perkembangan IAIN menjadi UIN juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kudus serta pemerintah pusat. Pada 21 Juli 2020 Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke IAIN Kudus dalam rangka peninjauan lokasi terkait rencana perluasan kampus. (Taqiyusinna-Humas IAIN Kudus)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya