alexametrics
Selasa, 27 Oct 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Disbudpar Kudus Tambah Wifi Gratis di Tiga Wisata

Penggunaan Maksimal Delapan Jam

24 September 2020, 08: 35: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

GRATIS: Pengunjung Museum Kretek menggunakan wifi gratis yang disediakan Disbudpar Kudus.

GRATIS: Pengunjung Museum Kretek menggunakan wifi gratis yang disediakan Disbudpar Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus punya gebrakan baru sebagai upaya pembenahan tempat wisata. Di antaranya pemasangan wifi di tiga lokasi wisata. Yakni Taman Krida, Museum Kretek, dan Taman Ria Colo.

Pengunjung yang datang ke tiga lokasi tersebut, bisa sepuasnya berselancar di dunia maya. Namun, pemakaian internet gratis ini, dibatasi maksimal delapan jam. Dengan hanya membayar tiket masuk wisata yang sudah ditetapkan.

Kepala Disbudpar Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, hal ini sebagai langkah awal mendukung wahana wisata yang sudah ada. Sekarang orang butuh akses internet cepat di tempat wisata.

Taman Ria Colo juga lokasi wisata yang dipasang wifi gratis.

Taman Ria Colo juga lokasi wisata yang dipasang wifi gratis. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

”Ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada para pengunjung Taman Krida, Museum Kretek, dan Taman Ria Colo. Juga upaya kami mendongkrak PAD (pendapatan asli daerah) pariwisata,” ungkapnya.

Bergas mengatakan, adanya pelayanan internet gratis melalui wifi ini, dapat meningkatkan pengunjung. Salah satunya yang sudah dilakukan uji coba du Taman Krida, Wergu Wetan, Kota, Kudus.

 Pengunjung datang dengan membeli tiket masuk disertai mendapatkan kartu IP yang berisi user name dan password wifi untuk satu kali kunjungan. ”Satu kartu hanya untuk satu ponsel,” ujar Bergas.

Wifi gratis ini, dapat digunakan di seluruh lokasi Taman Krida. Besarannya 1 Mbps per IP. Dia menilai, kecepatan internet stabil tanpa kendala. Waktu yang disediakan delapan jam sejak IP diaktifkan.

”Pelayanan internet gratis ini juga bisa dinikmati saat mengunjungi Museum Kretek dan Taman Ria Colo,” tandasnya.

Salah satu pengunjung Taman Krida Wisata Agus Sulistianto, warga Desa/Kecamatan Gajah, Demak, mengaku belum tahu kalau ada kartu wifi gratis yang berisi kode user name dan password.

Ia kemudian dibantu dengan petugas Taman Krida untuk mengaktifkan. Dia cukup membayar tiket masuk Rp 2.000 sudah dapat menikmati suasana Taman Krida dan sepuasnya internet gratis. Dia datang bersama keluarga dan baru dua kali datang ke lokasi wisata ini.

”Ini cukup bagus inovasinya. Harapannya, ke depan Taman Krida bisa lebih bagus lagi dan wahananya ditambah agar lebih menarik pengunjung,” harapnya. 

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya