alexametrics
Sabtu, 31 Oct 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

KONI Kudus Target Pertahankan Tiga Besar di Porprov

Jadi Tuan Rumah Sembilan Cabor

24 September 2020, 08: 09: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

JADI TUAN RUMAH: Atlet bulu tangkis Kudus saat babak final Kretek Cup Kudus. Bulu tangkis menjadi salah satu cabor andalan di Porprov Jateng mendatang.

JADI TUAN RUMAH: Atlet bulu tangkis Kudus saat babak final Kretek Cup Kudus. Bulu tangkis menjadi salah satu cabor andalan di Porprov Jateng mendatang. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus menargetkan mempertahankan posisi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2022 mendatang. Dengan target menggondol 75 medali emas. Di Porprov 2018 lalu di Surakarta, kontingen Kudus mengoleksi 69 medali emas yang mengantarkan di posisi juara umum III.

Di Porprov sebelumnya itu, juara umum dipegang Kota Semarang. Sedangkan runner up disabet tuan rumah Kota Surakarta.

Dengan target itu, Kudus punya pesaing berat Kabupaten Grobogan. Ketua KONI Kudus Antoni Alfin mengatakan, Kota Swieke itu di Porprov 2018 finish di posisi keempat. ”Grobogan di porprov nanti, menggebu-gebu ingin masuk tiga besar. Hal ini terungkap saat saya menghadiri pelantikan pengurus KONI Grobogan Rabu, 16 September lalu,” ungkapnya.

Namun, target Kudus yang telah dipatok itu, dinilai realistis. Kudus bakal memaksimalkan cabang olahraga (cabor) lumbung medali. Seperti renang dengan target minimal enam medali emas. Selain itu, ada cabor atletik yang ditarget menggaet tujuh emas dan bulu tangkis dengan target empat medali emas.

Selain itu, Kudus dan kota di Pati Raya diuntungkan dengan menjadi tuan rumah. Kudus sendiri, mendapat jatah tuan rumah sembilan cabor. Yakni, atletik dengan menggunakan venue lintasan atletik Stadion Wergu Wetan, anggar dengan venue gedung Mulifunction Sport Hall (kawasan sport center Kudus, cabor billiard (Markas Sport Center atau Gedung Graha Mustika), basket di GOR IAIN Kudus, voli pantai di lapangan Ivojo, bulu tangkis di GOR Djarum Kaliputu, hoki di GOR Bung Karno, tenis meja di Sukun Sport Center, dan cabor softball di gedung sport center Kudus.

”Semua venue sudah siap, kecuali atletik. Akan dibangun tahun depan. Meski penyelengaraan porprov masih belum fix, antara digelar 2022 atau diundur, tapi persiapan tidak kami undur,” kata Antoni.

Untuk memaksimalkan capaian itu, persiapan sudah dilaksanakan mulai saat ini. Di antaranya, bulan ini sudah membentuk semacam tim sukses porprov. Beranggotakan insan-insan olahraga bersama pengurus KONI, terutama bidang pembinaan dan prestasi (binpres).

Kepala Bidan (Kabid) Binpres KONI Kudus Moh Nur Solikhin mengatakan, pihaknya bakal menggelar training canter (TC) bagi atlet-atlet kontingen porprov. Mengingat pandemi, TC itu menggunakan sistem desentralisasi. ”TC kami serahkan pengkab (pengurus kabupaten) cabor masing-masing. Tapi kami tetap pantau intensif,” katanya.

Untuk menambah semangat juang para atlet, KONI Kudus juga menjanjikan bonus bagi para peraih medali. Jumlahnya lebih tinggi dari porprov sebelumnya. Bonus bagi atlet cabor perorangan, rencananya Rp 60 juta untuk peraih medali emas, untuk perak Rp 55 juta, dan perunggu Rp 20 juta. Untuk cabor beregu jumlahnya beda lagi.

”Jumlah bonus itu sudah kami konsultasikan kepada Plt Bupati Kudus Hartopo. Jumlahnya memang sekitar itu, tapi beliau (Hartopo, Red) meminta kami untuk studi banding dulu ke KONI kabupaten lain,” imbuh Antoni. 

(ks/lin/top/JPR)

 TOP