alexametrics
Selasa, 20 Oct 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Gegara Server Eror, SKB CPNS Kemenag Di-Reschedule

23 September 2020, 16: 38: 47 WIB | editor : Ali Mustofa

FASILITASI: Peserta CPNS Kemenag formasi 2019 mengikuti SKB di Kantor Kemenag Jepara baru-baru ini.

FASILITASI: Peserta CPNS Kemenag formasi 2019 mengikuti SKB di Kantor Kemenag Jepara baru-baru ini. (Kemenag For Radar Kudus)

Share this      

JEPARA - Kementerian agama (Kemenag) Jepara memfasilitasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kemenag formasi 2019 bagi peserta dari Jepara. Saat ini prosesnya hampir tuntas. Tinggal menunggu psikotes yang dijadwalkan ulang (reschedule) lantaran sebelumnya server eror.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jepara Muh Habib mengatakan lantaran ada pandemi Covid-19 pelaksanaan SKB Kemenag dilaksanakan di masing-masing daerah asal pendaftar. ”Kami hanya memfasilitasi, karena seluruh peserta tidak ada yang formasinya di sini. Kami tidak mendapatkan alokasi CPNS formasi 2019,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

SKB yang difasilitasi Kemenag Jepara, lanjut Muh Habib, 21 peserta. Mereka berasal dari berbagai formasi seperti guru, dosen, hingga penyusun laporan keuangan Kanwil.

Para peserta menjalani SKB dengan beberapa tes dengan jadwal yang sudah ditentukan. Yakni praktik kerja pada 14-17 September, psikotes pada 18 September, serta wawancara pada 19 hingga 22 September.

Hanya saja, saat pelaksanaan psikotes 18 September lalu, server eror. ”Eror seluruh Indonesia. Jadi dijadwalkan ulang 3 Oktober,” terangnya.

Pada 3 Oktober nanti, pihaknya kembali memfasilitasi peserta di aula Kemenag Jepara. ”Kami siapkan tempat dan jaringan internet untuk tes,” ujarnya.

Muh Habib menyatakan, semua tahapan seleksi dilaksanakan dengan terkoneksi pusat. Termasuk saat SKB wawancara yang dilakukan secara langsung via zoom. ”Kami tidak terlibat dalam proses seleksinya,” katanya.

Mengenai kondisi di Kemenag Jepara sendiri, Muh Habib menambahkan, saat ini ada kebutuhan pegawai lantaran banyak yang pensiun. ”Harapannya ke depan ada alokasi untuk pegawai baru di sini,” pungkasnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP