alexametrics
Selasa, 27 Jul 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Puluhan Pelaku Wisata di Kudus Dilatih Kelola Homestay

18 September 2020, 21: 15: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

RAMAI PENGUNJUNG: Objek wisata Rejenu atau air tiga rasa di Desa Japan, Dawe mulai didatangi pengunjung luar kota.

RAMAI PENGUNJUNG: Objek wisata Rejenu atau air tiga rasa di Desa Japan, Dawe mulai didatangi pengunjung luar kota. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus melatih 40 pelaku wisata manajemen homestay. Tak main-main, Disbudpar mendatangkan konsultan Kemenparekraf yang sekaligus dosen di Universitas Satya Wacana.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, membuka gambaran bagi pelaku wisata, homestay bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

”Warga biar membuka usaha homestay atau penginapan bagi wisatawan dengan manajemen yang baik,” terangnya.

Baca juga: Kemenkop: Pentingnya LPS, Sertifikasi Kompetensi Pengelola & Pengawas

Ditambahkan, pelatihan tak hanya teori, tapi juga praktik lapangan. Bergas berharap, selama tiga hari mulai Senin (14/9) hingga Rabu (16/9) materi bisa diserap.

Pemilihan tema manajemen homsetay, kata Bergas, dikarenakan masyarakat lebih mudah mengelola homestay daripada hotel. Karena cukup memanfaatkan rumah di sekitar destinasi wisata.

”Jadi materinya cara mengelola homestay dengan baik dan pelayanan yang prima seperti di hotel-hotel. Juga cara agar wisatawan tertarik menginap di homestay,” terangnya.

Dia mengatakan, pelatihan ini menjadi ide untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP