alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Gudang dan UKS SD 1 Loram Wetan Kudus Ambrol, Begini Penampakannya

17 September 2020, 09: 25: 47 WIB | editor : Ali Mustofa

LAPUK: Atap gedung dan sebagian UKS SD 01 Loram Wetan, Jati, Kudus, roboh kemarin. Gudang itu sebelumnya ruangan kelas SD 4 Loram Wetan.

LAPUK: Atap gedung dan sebagian UKS SD 01 Loram Wetan, Jati, Kudus, roboh kemarin. Gudang itu sebelumnya ruangan kelas SD 4 Loram Wetan. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Satu gudang dan sebagian atap ruang usaha kesehatan sekolah (UKS) SD 1 Loram Wetan ambrol Senin (15/9) sore. Tidak ada korban dalam kejadian itu. Kerugian materi diperkirakan belasan juta.

Material roboh menimpa perkakas sekolah. Seperti gelas dan peralatan dapur lainnya. Pecahan perkakas itu berserakan di depan ruangan yang roboh.

Pihak sekolah sudah lama tak menempati ruangan itu. Hanya saja digunakan menyimpan barang-barang dapur.

Di depan pintu ruangan itu ditempeli kertas bertuliskan Berbahaya, Gudang Sementara Tidak Digunakan, masih Dalam Perbaikan.

Salah satu guru SD 1 Loram Wetan Eko Mardiana menjelaskan, bangunan yang roboh dulunya ruang kelas SD 4 Loram Wetan. Tahun 2017 sekolah itu di-regruping dengan SD 1 Loram Wetan.

Ruangan yang roboh itu berderet dengan dua ruang kelas lainnya. Yaitu kelas V-A dan V-B.

Dua ruang kelas masih bagus. Sebelum ada pandemi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Posisi bangunan yang roboh berada di belakang SD 1 Loram Wetan. Sejak dimarger kondisi ruangan yang ambruk itu sudah tidak layak. Ruangan itu sengaja tidak direhab. Alasannya ruangan kelas mencukupi.

Ana mengatakan, setelah penggabungan itu pihak SD 1 Loram Wetan menerapkan sistem paralel.

”Jumlah siswa 176 peserta didik, kemudian guru wiyata bakti ada delapan orang, dan pegawai negeri sipil (PNS) ada enam guru,” jelasnya.

Ana mengaku setelah kejadian itu Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus mendatangi lokasi. Diputuskan tidak akan dibangun lagi. Tapi diserahkan aset.

Di tempat berbeda, Plt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widodo melalui Kabid Dikdas Dian Vitanyani mengungkapkan bangunan yang roboh tersebut akan dikembalikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kudus. Pertimbangannya, ruangan tidak terpakai. Ruang kelas sudah mencukupi.

”Daripada diperbaiki tapi tidak berfungsi lebih baik kami kembalikan ke aset (BPKAD Kudus, Red). Nanti, ditinjau dan ke depan mau dibuat apa oleh aset sudah di luar ranah kami. Yang penting SD 1 Loram Wetan tidak kekurangan kelas,” ujarnya. 

(ks/san/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya