alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Sepuluh Perpustakaan Terakreditasi di Grobogan Diberi Pembinaan

16 September 2020, 16: 03: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

TAMBAH KOLEKSI: Petugas Dinarpusda Grobogan sedang menata buku-buku di rak. Ada ribuan buku baru yang ditambahkan saat libur kunjungan ini, agar memberi daya tarik saat dibuka kembali nantinya.

TAMBAH KOLEKSI: Petugas Dinarpusda Grobogan sedang menata buku-buku di rak. Ada ribuan buku baru yang ditambahkan saat libur kunjungan ini, agar memberi daya tarik saat dibuka kembali nantinya. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - Bulan lalu, sebanyak 10 sekolah di Kabupaten Grobogan resmi mendapatkan akreditasi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Kini, sekolah tersebut disiapkan untuk mengikuti pembinaan dan pendampingan.

Kabid Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan dan Kearsipan Dinarpusda Grobogan Winarsih mengatakan, pembinaan dan pendampingan akan dilakukan per awal tahun depan melalaui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) senilai Rp 85 juta yang disetujui Sekda Grobogan Moch Soemarsono.

”Dalam waktu dekat kami akan membentuk tim pendampingan dan pembinaan, unsur yang tergabung dari internal Perpusda hingga di tingkat provinsi. Nantinya, akan melakukan kroscek pendampingan sesuai enam iNstrumen,” jelasnya.

Masing-masing sekolah memiliki hasil yang berbeda-beda lantaran sesuai kesiapan dalam mengelola perpustakaan di sekolah tersebut. Banyak yang harus mereka penuhi, utamanya dalam enam instrumen hasil penilaian Perpusnas RI.

Persyaratan itu antaranya, tata kelola administrasi, fasilitas penunjang, keunggulan inovasi, instrumen sesuai UU Perpustakaan seperti pelayanan, SDM pengelolaan, sarana dan prasarana, dukungan dari lingkungan dan pimpinan, kelengkapan koleksi hingga penyelenggaraan pengelolaan.

”Akan ada empat bulan pendampingan. Kegiatan itu dilakukan di masing-masing sekolah,” imbuhnya.

Sebanyak 10 sekolah yang masuk akreditasi A yakni SMKN 1 Purwodadi, SMPN 1 Purwodadi dan SMKN 2 Purwodadi. Kemudian sekolah dengan akreditasi B yaitu SMAN 1 Purwodadi, SMAN 1 Wirosari, SMAN 1 Grobogan, SMPN 7 Purwodadi, SMPN 6 Purwodadi, SMPN  Purwodadi dan SMPN 2 Purwodadi.

Pihaknya pun langsung berpesan kepada 10 sekolah yang perpustakaannya mendapatkan akreditasi agar menghidupkan peran perpustakaan di sekolah. Sehingga muncul tingginya kesadaran membaca dari siswa.

”Keberadaan perpustakaan harus jadi tempat yang nyaman bagi setiap orang untuk membaca. Mengingat fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi, suasana demikian harus dibangun agar siswa maupun pengunjung jadi betah. Ini terpenting,” tegasnya.

(ks/int/top/JPR)

 TOP