alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Plt. Kepala BKD Siap Disanksi Terkait Pelanggaran Prokes ASN Dangdutan

15 September 2020, 10: 12: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

Pratikto Nugroho, Plt. Kepala BKD Blora

Pratikto Nugroho, Plt. Kepala BKD Blora (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA - Gara-gara viral di media sosial, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Pratikto Nugroho dipanggil Inspektorat Blora kemarin. Panggilan ini untuk mengklarifikasi adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang sempat ramai diperbincangkan khalayak. Pihaknya juga mengaku salah dan siap menerima sanksi sesuai aturan.

Pratikno Nugroho mengaku, kemarin BKD dipanggil sekda terkait dengan beredarnya video saweran dan nyanyi di kantor BKD Blora (11/8) lalu. ”Hari ini (kemarin, Red) juga dipanggil Pak Inspektur, tapi diwakili Bu Lis. Kita sampaikan kronologi kejadian saat itu (saweran dan nyanyi, Red),” jelasnya.

Pratikno menuturkan, sebenarnya pada Jumat (11/9) lalu itu, ada apel pagi dan jalan santai. Setelah itu dilanjutkan dengan makan-makan bersama diselingi dangdutan kecil-kecilan. Dirinya mengaku hal itu inisiatifnya, karena ingin memberikan reward kepada pegawainya.

”Itu salah satu reward kepada teman-teman yang sudah lima hari bekerja keras sebagai panitia pelaksana CPNS di Solo. Saya ajak makan-makan dan nyanyi-nyanyi. Sebetulnya sudah di-breafing. Mungkin karena terlalu senang dan bahagianya mereka nyanyi dan joget, masker akhirnya hanya digantung. Tapi itu salah saya. Keteledoran saya. Bukan salah mereka,” ujarnya.

Selanjutnya, dia siap menerima sanksi sesuai dengan Perbup No. 55 Tahun 2020. ”Untuk menjadi pembelajaran kita bersama nanti. Entah saya nyaponi alun-alun pakai rompi (tanda melanggar prokes). Terus terang saya mengakui salah. Sementara nanti sanksi tertulisnya Pak Inspektur yang membuat resum untuk dilaporkan ke Pak Bupati,” terangnya.

Terpisah, Kepala Inspektorat Blora Kunto Aji mengaku telah berdiskusi dan mendapat penjelasan atas kejadian Jumat (11/9) itu. Dia menilai, sebenarnya niat dari Plt Kepala BKD Blora Pratikno Nugroho baik, ingin memberi reward kepada pegawainya.

”Sudah kami berikan teguran agar jangan diulangi lagi. Nawaitu-nya baik. Namun protokol kesehatan tetap harus dijaga,” terangnya.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP