alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Juara karena Prihatin Kondisi Batik

15 September 2020, 08: 59: 41 WIB | editor : Ali Mustofa

Sitta Zukhrufa

Sitta Zukhrufa (Dok Pribadi)

Share this      

SITTA Zukhrufa, salah satu guru di SMK NU Banat Kudus baru saja menyabet juara III lomba penulisan cerpen yang diadakan komunitas literasi di Kudus.

Ini memang bukan perlombaan pertama yang diikutinya. Hanya, dirinya tetap bungah lantaran tema yang diangkat tentang Kudus. Tema yang diangkat dalam ajang tersebut yakni gusjigang. ”Ketika apapun yang berhubungan dengan Kudus saya selalu semangat,” katanya.

Diakui, dirinya tak terlalu berat dalam proses penulisan cerpen ini. Sebab sebelumnya, dirinya mengaku telah memiliki draf cerita yang bertema Kudus. Hanya, memang belum spesifik ke gusjigang.

”Sebenarnya jika dilihat dari judulnya beda dengan karya peserta lain. Kebanyakan mereka buat judul yang sudah Kudus banget. Kalau punyaku, baca judulnya memang tidak bisa langsung tahu ini cerpen tentang Kudus. Tapi isinya Kudus,” jelasnya.

Karya perempuan kelahiran Kudus, 2 Juni 1993 ini, berjudul ”Mata Amira”. Karya yang berhasil menarik perhatian juri ini, berawal dari keprihatinannya atas batik Kudus. Dirinya menilai selama ini, batik Kudus belum begitu diminati masyarakat.

”Yang saya maksud ini yang benar-benar batik. Selama ini yang dipakai masyarakat kan kain yang bermotif batik. Bukan batik,” ujarnya.

Dalam proses penulisan karya ini, dirinya mengakui sempat merombak naskah hingga tujuh kali. Dengan durasi waktu sekitar dua pekan.

Gadis yang tinggal di RT 3/RW 1, Desa Mijen, Kaliwungu, Kudus, ini gemar menulis sejak duduk di bangku kuliah. Puluhan karyanya sudah diterbitkan di berbagai media. Mulai dari surat kabar, majalah, bulletin, hingga buku.

Dia juga memiliki kemampuan berbahasa Arab. Dirinya pernah mengikuti ajang puisi bahasa Arab mewakili kampus dalam festival bahasa Arab nasional di UIN Sunan Kalijaga. 

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP