alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Melek Potensi Alam, Milenial Kota Garam Difasilitasi Rumah Kreatif

14 September 2020, 10: 13: 11 WIB | editor : Ali Mustofa

SEMANGAT: Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Ketua DPRD Rembang Ridwan berfoto bersama milenial kota Garam saat peresmian Gerakan Pemuda Milenial (GPM)) Rembang kemarin.

SEMANGAT: Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Ketua DPRD Rembang Ridwan berfoto bersama milenial kota Garam saat peresmian Gerakan Pemuda Milenial (GPM)) Rembang kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Bupati Rembang Abdul Hafidz mendorong agar milenial Kota Garam melek potensi tambang dan alam lainnya. Fasilitas rumah kreatif untuk wadah membuat kajian sudah disiapkan. Hal ini ia sampaikan saat peresmian Gerakan Pemuda Milenial (GPM) Rembang kemarin.

"Jangan sampai pemuda ini tidak mengetahui potensi di Rembang. Harapannya mampu mengolah potensi," ungkapnya.

Pihaknya sudah menyiapkan rumah kreatif yang bisa untuk workshop dan seminar. Salah satunya terkait tambang. Yang menurutnya, pengelolaan saat ini dinilai kurang tepat. Sehingga dibutuhkan workshop untuk menganalisa dan mendiskusikan potensi ini. "Sehingga anak Rembang ini jangan punya pikiran saya tidak bisa hidup di Rembang. Ini salah. Saya optimistis," katanya.

Pihaknya mencatat, ada miliaran ton dan kubik tambang. Ia mencontohkan batu kalsit dengan jumlah 2 miliaran ton. Jika diambil sehari lima ribu ton, maka lanjut Hafidz, diprediksi akan baru habis 376 tahun kemudian. "Itu baru satu titik saja. belum yang lain," ujarnya.

Selain tambang, orang nomor satu di Rembang itu juga menyinggung tentang kekayaan laut hingga potensi UMKM.

Wakil Ketua DPRD Rembang Ridwan mengatakan, secara penganggaran, sudah ada di Dindikpora Rembang. Atau juga bisa melalui hibah organisasi kepemudaan lainnya. Selain anggaran, Menurutnya yang pertama adalah bagaimana milenial memiliki karakter kelokalan.

"Lokal konten terkuasai betul. That is millineal Rembang  that I mean. Paham betul nasionalisme lokal," ujarnya.

Politisi Muda Kota Garam Zaimul Umam yang juga menjadi pembicara kemarin menyampaikan, pemuda  perlu ada ruang politik untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan suatu daerah.

"Anak muda harus ikut dalam mengawal kebijakan-kebijakan politik," kata pria yang saat ini menjabat Plt Ketua DPC PPP Rembang itu.

Sementara Ketua Gerakan Pemuda Milenial (GMP) Ahmad Midkhom berharap langkah selanjutnya setelah peresmian bisa melibatkan kegiatan dan bersinergi untuk menggali potensi daerah. "Intinya kami bersinergi dengan pemerintah daerah," katanya. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya