alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Lagi Berjuang, Sing Tak Sayang Ilang

14 September 2020, 08: 46: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

Lagi Berjuang, Sing Tak Sayang Ilang

KOYO ngene rasane wong nandang kangen.” lirik lagu ”Pamer Bojo” yang didendangkan almarhum Didi Kempot itu, tampaknya cocok dengan perjalanan asmara Kaspo (bukan nama sebenarnya). Dia memendam rindu dengan Jumi (nama samaran).

Karena cinta, diam-diam Kaspo menyelidiki latar belakang adik tingkat kuliahnya itu. Ternyata, kehidupan Jumi berbanding terbalik dengannya. Selain cantik juga pintar, anak orang berada, dan banyak juga yang mengincarnya.

Merasa bersaing, Kaspo pun secara drastis merombak kehidupannya. Kaspo pun mulai giat belajar. Hingga ia berhasil lulus tepat waktu. Setelah rampung kuliah, Kaspo langsung bersemangat mencari kerjaan. Hingga kini ia berhasil mendapat penghasilan yang lumayan.

Sekitar dua tahun sudah Kaspo berupaya memantaskan diri. Bayangan si gadis selalu terngiang menemani perjuangannya. Kini Kaspo sudah merasa pantas. Ia pun mulai penjajakan untuk menjalin ”koalisi” dengan si pujaan hati.

Jumi pun merespons dan juga sempat menunjukkan geliat ketertarikan dengan si Kaspo.

Tapi sayang, untuk urusan hati, Kaspo bisa dibilang cemen. Memendam rasa tapi tak berani mengungkapkan. ”Harapanku si Jumi mbok yo peka,” gerutunya.

Karena ita itu, Kaspo pun ketikung. Jumi sudah mendapat pasangan. Terpaksa Kaspo pun ditinggalkan. Sepekan menjelang pernikahan, Jumi mengirimkan undangan ke Kaspo. Hati Kaspo pun ambyar. ”Dudu Klambi anyar sing Ning Jero lemariku. Nanging bojo anyar sing mbok pamerke ning aku." lirik lagu Pamer Bojo rupanya sesuai lagi dengan nasibnya.

Kaspo pun sadar diri. Meski pun patah hati, tak bisa dimungkiri, kehadiran Jumi lah yang mengubah hidupnya menjadi lebih baik.

Ia mengambil sisi positif dari tragedi cinta itu. Kini, Kaspo bangkit, semangat, dan ceria. Seperti sobat ambyar ketika njogeti lagu patah hati dari Didi Kempot tadi. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya