alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
Kesiapan Persipa Pati Menghadapi Liga 3

Misi Kas Hartadi Cetak Pemain dari Akademi

13 September 2020, 17: 10: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

LEGEND: Kas Hartadi didapuk sebagai pelatih kepala Persipa Pati untuk mengarungi Liga 3 Jawa Tengah.

LEGEND: Kas Hartadi didapuk sebagai pelatih kepala Persipa Pati untuk mengarungi Liga 3 Jawa Tengah. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI - Target naik kasta tidak hanya abang-abang lambe manajemen Persipa Pati. Paling tidak, langkah nyata telah dilakukan. Mulai dari merekrut pelatih kenamaan Kas Hartadi, hingga keseriusan latihan dalam sebulan terakhir ini.  

Sinar matahari sore menyinari lapangan yang terasa hangat itu. Sedikit membikin silau. Namun tak menghalangi orang-orang melihat persiapan skuad Laskar Saridin. Di tribun sebelah selatan itu Supriyanto tak sedikitpun melepaskan pandangannya dari lapangan. Dia serius mengamati pertandingan uji coba yang dihelat di Lapangan Gelora Sukarno Mojoagung, Rabu (9/9).

Manajer Persipa itu cukup serius, menyaksikan pertandingan uji coba melawan salah satu klub lokal Pati. Sejumlah pemain diberi kesempatan turun.

Supriyanto hampir tak pernah absen menemani latihan para pemain Persipa. Di tribun lapangan itu Supriyanto setia mengamati perkembangan para pemain. Terutama saat ada pertandingan uji coba. Dia tak pernah absen, ditemani beberapa jajaran pengurus lainnya. Persiapan tim terus dipantau intens.

”Persiapan terus berjalan. Saat ini sudah 24 pemain kami kontrak,” kata Supriyanto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Rencananya untuk mengarungi kompetisi Liga 3 Zona Jawa Tengah, Persipa akan mendaftarkan 30 pemain. Masih kurang enam pemain lagi. Pria yang akrab disapa Supriyanto Japrek ini menyebut timnya musim ini tak main-main dalam mengarungi liga.

Japrek tak ingin Persipa hanya ikut-ikutan kompetisi saja. Namun bisa berprestasi. Ukurannya nyata, naik kasta. ”Kami tidak main-main. Kami cari pemain yang benar-benar berkuaitas. Pelatihnya juga berkualitas, ini keseriusan kami untuk membawa tim ini berjaya,” paparnya.

Pertandingan melawan Markipat FC itu berkesudahan untuk kemenangan Laskar Saridin. Pelatih kepala Laskar Saridin, Kas Hartadi cukup puas dengan pertandingan uji coba itu. Mantan pelatih Sriwijaya FC itu menyebut pertandingan uji coba kemarin dimaksudkan untuk mencari starting eleven.

”Kami sudah dapat gambaran untuk pemain utama yang akan mengarungi kompetisi. Saat ini kami sedang mencari pemain pelapis yang pas. Masih ada enam pemain yang kami cari dalam seleksi ini,” kata Kas Hartadi.

Manajemen Persipa menunjuk pelatih Kas Hartadi sebagai pelatih kepala. Sebuah langkah serius untuk membawa Persipa berprestasi, naik kasta. Seperti harapan publik bola Pati entah sudah bertahun-tahun lamanya.

Kas Hartadi sendiri merupakan pelatih dengan reputasi tidak main-main. Sebagai pemain sepakbola, pria kelahiran Solo ini merupakan bintang langganan timnas. Sebagai pelatih dia pernah meraih juara Indonesia Super League (ISL) musim 2012 bersama Sriwijaya FC. Pada musim 2017/2018, dia juga membawa Kalteng Putra promosi ke kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1.

”Kami sangat serius musim ini. Target kami naik kasta,” kata manajer Persipa, Supriyanto Japrek kepada Jawa Pos Radar Kudus. Karena itulah Kas Hartadi ditunjuk menjadi pelatih kepala. Pemilihan pemain juga tak main-main.

 Sementara itu Kas Hartadi juga merasa tertantang datang ke tanah kelahiran Ribut Waidi itu. Sebelumnya dia memang berstatus tanpa klub. Kemudian ditawari bergabung dengan akademi profesional Safin Pati Football Academy (SPFA).

”Saya selalu senang dengan pembinaan pemain. Saya selalu ingin menciptakan pemain. Siapa tahu jadi pemain besar. Karena itu saya menerima tawaran menjadi pelatih di Persipa juga,” terangnya.

Tentang target naik kasta, Kas Hartadi mengaku selalu yakin saja. Dalam sepakbola keyakinan menjadi modal penting untuk bertanding.

Dalam waktu dekat persiapan tim akan terus digenjot. Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah agenda uji coba dengan tim yang sepadan. Yaitu sesama kontestan Liga 3. Juga tim Liga 2 untuk memberikan pressing dan latihan mental. 

(ks/aua/lid/top/JPR)

 TOP