alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Petinggi Gemulung Tersangka Penambang Ilegal Dipindah ke Sel Kejaksaan

02 September 2020, 14: 34: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

SERAH TERIMA: Jaksa Kejari Jepara memeriksa Santoso usai berkas penyidikan dari polisi dinyatakan lengkap dan dilimpahkan.

SERAH TERIMA: Jaksa Kejari Jepara memeriksa Santoso usai berkas penyidikan dari polisi dinyatakan lengkap dan dilimpahkan. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Santoso, petinggi Gemulung tersangka penambangan ilegal di Desa Pancur, Mayong  ditahan di Kejaksaan Negeri Jepara sejak kemarin. Berkas perkara dari kepolisian telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Penyidikan kasus tersebut sebelumnya sudah diselesaikan Polres Jepara pekan lalu. Sedangkan pelimpahan barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Jepara berlangsung kemarin.

Di ruang pemeriksaan Kejari Jepara tampak Santoso memakai kaos oblong hitam duduk di depan jaksa. Jaksa memeriksa berkas beberapa bendel di atas meja. Sementara Santoso duduk menjawab pertanyaan jaksa. Sedangkan satu petugas kepolisian berdiri di belakang Santoso.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jepara Ditta Ardian menjelaskan, pihaknya memiliki waktu 20 hari untuk melimpahkan perkara ke pengadilan. Setelah sampai pengadilan, tersangka akan menjadi tahanan pengadilan. ”Sementara jadi tahanan kejaksaan sampai pelimpahan berkas rampung,” tuturnya.

Menurutnya, setelah dilimpahkan pengadilan menunggu jadwal persidangan dan penunjukan majelis hakim. Butuh waktu sekitar sepekan baru keluar jadwal setelah pelimpahan berkas.

Santoso disangkakan melanggar Undang-Undang (UU) No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. Ancaman hukuman maksimal lima tahun kurungan penjara dan denda paling banyak Rp 100 miliar.

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Djohan Andika menyatakan, dengan pelimpahan itu, kasus sudah menjadi kewenangan kejaksaan. Pihaknya sudah menyelesaikan proses penyidikan. Meski sebelumnya sempat dinyatakan belum lengkap. Pada akhirnya telah dilengkapi dan dilimpahkan.

(ks/war/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya