alexametrics
Kamis, 29 Oct 2020
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Sempat Pamit Mandi, Pria Berusia 42 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam

28 Agustus 2020, 14: 52: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

EVAKUASI: Tim gabungan saat mengangkat jenazah Wahyudi yang tenggelam Sungai Bengawan Solo.

EVAKUASI: Tim gabungan saat mengangkat jenazah Wahyudi yang tenggelam Sungai Bengawan Solo. (BPBD BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

CEPU - Jasad Wahyudi, 42, akhirnya ditemukan pada Kamis (27/8). Warga Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu itu tenggelam pada Rabu (26/8) sore. Sebelum hilang, korban pamit ke rekannya untuk mandi dan menyeberangi Sungai Bengawan Solo.

Yuli, salah satu teman korban mengaku, peristiwa tersebut berawal saat Wahyudi bersama lima temannya nongkrong di pinggir Sungai Bengawan Solo. Yaitu Hanan, dia sendiri (Yuli), Oik, Jamprit, dan Pujianto. Tepatnya di samping instalasi PDAM Cepu. Wilayah Bendo, Kelurahan Balun. Tiba-tiba korban melepas baju dan celana menuju ke tepi bengawan. Hendak berenang.

Dia menambahkan, korban sebenarnya sudah sempat ditegur Hanan (temannya, red). Tapi korban tidak menghiraukan dan terus berjalan menuju tepi sungai. ”Setelah ke sungai, korban tidak muncul-muncul ke permukaan air,” jelasnya.

Agung, salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora mengaku, dalam mencari korban tenggelam, banyak personel yang terlibat. Mulai dari TRC BPBD Blora, Basarnas Pos Jepara, Polsek Cepu, Koramil Cepu, Satpol PP Kecamatan Cepu. Ada juga tim Rescue 99, Cepu Emergency Respone, PMI Blora, SAR MTA. Selain itu, MDMC Blora, Tagana Blora, perangkat desa stempat serta masyarakat sekitar. ”Setelah melakukan pencarian korban akhirnya berhasil ditemukan Kamis (27/8) pukul 07.05,” ucapnya.

Selanjutnya jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. ”Kami menggunakan light tower, Mitsubishi L300, double cabin, perahu fiber mesin, pelampung serta peralatan APD,” ucapnya.

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiyana menerangkan, awalnya teman korban sedang nongkrong di samping PDAM Cepu. Kemudian korban datang menggunakan sepeda motor. Selanjutnya ikut nimbrung.

”Tidak lama kemudian korban pergi ke arah sungai Bengawan Solo berpamitan mau mandi dan melepas baju. Hanya menggunakan celana pendek warna hijau. Selanjutnya korban turun ke bawah dan masuk ke air. Berenang ke arah seberang sungai Bengawan Solo. Namun belum sampai di seberang, korban tenggelam,” ucapnya. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP