alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus
Setelah Balai Jagong Kudus Buka

Pedagang Taat Protokol, Beberapa Pembeli Abai

10 Agustus 2020, 12: 40: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

RAMAI: PKL Balai Jagong Kudus berjualan bergantian. Dari pantauan koran ini banyak pedagang tertib protokol kesehatan.

RAMAI: PKL Balai Jagong Kudus berjualan bergantian. Dari pantauan koran ini banyak pedagang tertib protokol kesehatan. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Beberapa pengunjung dan pedagang Balai Jagong tetap tak indahkan protokol kesehatan. Padahal sejak dibuka Kamis (6/8), Bupati Kudus Hartopo wanti-wanti pedagang, pengunjung, dan pembeli wajib gunakan protokol kesehatan. Jika tidak taat, maka lokasi itu akan ditutup kembali.

Berdasarkan pengamatan koran ini di Balai Jagong Sabtu (8/8), banyak ditemukan pengunjung tidak mengenakan masker. Mereka juga berkerumun.

Sementara para pedagang sudah taat aturan. Jualannya bergantian. Lebih banyak mereka memakai masker.

ABAI: Beberapa pembeli di Balai Jagong Kudus masih abai memakai masker kemarin.

ABAI: Beberapa pembeli di Balai Jagong Kudus masih abai memakai masker kemarin.

Salah satu PKL Balai Jagong Iskhak bersyukur bisa berjualan kembali di Balai Jagong. Walaupun harus bergirilan dengan pedagang lain. Ia tetap patuhi protokol kesehatan.

Dia buka angkringan. Kalau ada pembeli yang tidak memakai masker, ia menyarankan ke pembeli untuk dibungkus. ”Daripada nanti saya kena sanksi. Sudah berusaha patuh tapi pembelinya bandel,” jelasnya.

Ia mengatakan, jangan sampai PKL Balai Jagong dihentikan lagi gara-gara tidak patuh protokol kesehatan.

Iskhak baru berjualan Sabtu (8/8) karena bergantian. Ia berharap teman-teman PKL patuh. Begitu juga pembeli juga. Supaya berjualannya lancar.

Komandan Tim Regu 3 Satpol PP Kudus Jasmani mengatakan sesuai arahan dari Kepala Satpol PP Djati Solekhah agar sosialisasi terkait jam buka dan jam tutup di Balai Jagong dan sekitar Taman Wergu tetap dilakukan. Yaitu buka pukul 16.00 dan tutup pukul 21.00.

Kudus masih dalam zona merah. Jam malam masih berlaku. Belum dicabut, maka

mereka harus mematuhinya. ”Kami terus patroli sampai pukul 06.00 pagi,” terangnya.

Pihaknya mengingatkan PKL dan juga pembeli di Balai Jagong. Jika masih tidak memakai masker apalagi mengabaikan protokol kesehatan, maka PKL akan dilarang berjualan.

Sementara itu, PKL yang masih berjualan di seputaran Taman Wergu dan depan Taman Krida, maka akan diambil tindakan tegas. Mereka yang bandel ditertibkan, barang dagangan milik PKL akan diangkut ke kantor Satpol PP.

Dia mengaku, tindakan tegas sesuai perintah atasan dan juga penegak perda untuk menertibkan PKL yang masih berjualan di wilayah larangan. PKL yang berjualan diseputaran Taman Wergu dan depan Taman Krida ditampung di Balai Jagong oleh Dinas Perdagangan. 

(ks/san/zen/top/JPR)

 TOP