alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Pena Muda
icon featured
Pena Muda

Yayasan Dampingi Anak-Anak dalam Pembelajaran

09 Agustus 2020, 11: 16: 14 WIB | editor : Ugik Wepe

DAMPINGI: Pihak panti Yayasan Darussalamah Kudus tetap berikan bimbingan kepada anak-anak pantinya dalam proses pendidikan. Di yayasan itu tetap mener

DAMPINGI: Pihak panti Yayasan Darussalamah Kudus tetap berikan bimbingan kepada anak-anak pantinya dalam proses pendidikan. Di yayasan itu tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kesehariannya. (AYU-MIA/PENA MUDA/RADAR KUDUS)

Share this      

PENA MUDA, RadarKudus.com Yayasan Darussalamah Kudus punya cara sendiri tetap membina anak didik atau santri-santinya. Salah satunya pihak pengurus panti berusaha keras bisa mengawasi serta membimbing anak-anak panti. Agar pembelajaran tetap terlaksanakan dan dapat ditangkap oleh anak-anak.

“Tekadang saya bingung jika kehabisan persiapan untuk membeli paket data yang sinyalnya lancer. Karena harganya mahal sehingga harus merogoh uang yang banyak,” tutur salah satu anak panti yayasan Darussalamh Kudus Apriliyani yang juga siswi kelas 12.

Pihak yayasan juga memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Meskipun siswa berada di yayasan. Anak-anak yayasan dibimbing dalam pengaturan WhatsApp (WA), Instagram, YouTube, aplikasi Zoom, atau media lainnya.

Dampak pembelajaran daring diakui pihak yayasan dirasakan anak panti yang menduduki jenjang menengah pertama. Mereka sangat butuh bimbingan secara langsung. Karena banyaknya penyampaian dari guru di sekolah yang kurang bisa dicerna.

”Karena itu kami pengurus panti berusaha keras untuk bisa mengawasi serta membimbing anak-anak panti agar pembelajaran tetap terlaksanakan dan dapat ditangkap oleh anak-anak,” tegasnya.

Salah satu anak yayasan itu Umi Umairoh yang sekarang menduduki kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah. Ia rindu bertemu dengan guru, tertawa bersama teman kelas.

”Saya ingin belajar di sekolah lagi, agar bisa ketemu bu guru dan bermain bersama teman saya,” tutur anak kelahiran Banyuwangi itu.

Meskipun begitu upaya pencegahan virus korona di yayasan itu tetap mendapakan apresiasi dari pihak Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (FLKSA) Kudus. Ketua FLKSA Julal Umam salut kepada manajemen panti. Pihak panti turut berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungkan panti asuhan. Seperti menerapkan protokol kesehatan, dan membatasi jam keluar area panti. ”Bahkan kegiatan luar untuk membangun soft skill anak  dihentikan sementara waktu,” jelasnya. (Ayu dan Mia)

Rubrik ini adalah karya jurnalistik para penerima Beasiswa Anak Asuh - Sumbangsih Sosial Djarum Foundation. Diterbitkan atas kerja sama Radar Kudus, Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (FLKSA) Kabupaten Kudus dan Djarum Foundation. Para penerima beasiswa adalah anak asuh panti asuhan di Kudus yang mendapatkan beasiswa pendidikan penuh di SMK Binaan Djarum Foundation.

(ks/wp/wp/JPR)

 TOP
Artikel Lainya