alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Pemkab Blora Juara III KB Serentak Tingkat Jateng

05 Agustus 2020, 19: 47: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

JUARA: Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Tengah Martin Suanta saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Djoko Nugroho di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora  Selasa(4/8) kemarin.

JUARA: Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Tengah Martin Suanta saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Djoko Nugroho di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora  Selasa(4/8) kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA - Pemkab Blora raih penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kemarin. Penghargaan ini diberikan atas capaiannya dalam pelaksanaan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 lalu. Yaitu menjadi terbaik III Tingkat Jawa Tengah.

Penghargaan sendiri berupa piagam dan reward. Diserahkan langsung Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Tengah Martin Suanta di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora. Mulai Piagam Penghargaan untuk bupati Blora dan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Berikutnya sertifikat untuk Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI), sertifikat untuk Kodim 0721/Blora.

Kepala Dinas Dalduk KB Achmad Nurhidayat mengaku saat ini petugas PLKB di Kabupaten Blora masih terbatas. Sehingga banyak dibantu petugas kontrak non-PNS. Menurutnya, PLKB yang PNS ada 35 orang. Tenaga kontrak honorer ada 22 orang.

Tersebar di 16 Kecamatan (295 desa/kelurahan, red). Rata-rata 1 PLKB mengampu tiga desa atau kelurahan. Pihaknya juga dibantu 43 fasilitas kesehatan (Faskes) di Blora dan dibantu bidan praktek. Target yang dibebankan kepada Blora 13.332 akseptor melampaui. Mencapai 14.358 akseptor.

Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Tengah Martin Suanta menyampaikan perayaan Harganas kali ini beda dengan tahun sebelumnya. Biasanya dihadiri presiden. Namun karena pandemi, Harganas diperingati dengan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor.

”Selamat untuk Blora yang dalam Harganas 2020 kali ini meraih beberapa prestasi dalam rangka Pelayanan KB Serentak Nasional Sejuta Akseptor di Jawa Tengah,” ucapnya.

Dalam kegiatan Pelayanan KB Serentak Nasional Sejuta Akseptor tersebut, Jawa Tengah mendapatkan target 147.652 akseptor. Tercapai 173 ribu lebih akseptor, atau 117 persen. Secara nasional tercapai 140 persen. Artinya dari target satu juta akseptor tercapai 1,4 juta.

Sedangkan Blora dari target 13 ribuan akseptor, tercapai 14 ribuan. Pihaknya juga berpesan, meski masih dalam suasana pandemi, pelayanan KB harus terus dilakukan. Utamanya untuk mencegah angka kematian ibu dan bayi. Serta stunting. ”Inovasi harus dilakukan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” tandasnya.

Bupati Djoko Nugroho mengaku seluruh kegiatan akan berhasil tergantung pada kualitas manusianya. Sehingga pihaknya merasa penting memperhatikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai hal yang utama. Salah satunya melalui kegiatan KB.

“Terima kasih BKKBN yang telah mengapresiasi pelaksanaan KB di Kabupaten Blora,” jelasnya.

Bupati juga berpesan, agar seluruh petugas KB bisa mengedukasi masyarakat untuk menekan tingginya angka pernikahan dini.

(ks/sub/zen/top/JPR)

 TOP