alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Tak Punya Penyakit Penyerta, Bayi 8 Hari Meninggal karena Covid-19

05 Agustus 2020, 17: 43: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

Tak Punya Penyakit Penyerta, Bayi 8 Hari Meninggal karena Covid-19

KUDUS - Di Kudus bayi berusia delapan hari meninggal dengan status positif Covid-19 pada Senin (3/8) lalu. Berdasarkan rekam medis, bayi asal Desa Kutuk, Undaan, itu, tak memiliki penyakit penyerta. Bayi itu dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus sejak 24 Juli lalu, usai dilahirkan di rumah sakit yang sama.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi mengatakan, pihaknya masih menunggu audit kematian dari pihak rumah sakit. Termasuk di antaranya hasil swab ibu bayi tersebut. ”Info dari rumah sakit memang benar meninggal murni karena Covid-19,” katanya.

Andini menyebut, ibu bayi juga dalam kondisi baik. Meski demikian, dari hasil swab mereka dinyatakan positif. Sehingga dimungkinkan bayi tertular dari ibunya. ”Hasil swab keluar Senin (3/8) malam. Hasilnya covid comfirmed,” imbuhnya.

Sementara itu, diketahui sebelumnya kasus anak terpapar Covid-19 di Kudus sudah ada 16 orang. Dari 16 kasus, tiga kasus di antaranya merupakan bayi di bawah usia lima tahun (balita). Sedangkan 13 kasus merupakan usia kanak-kanak (usia 5-11 tahun).

Andini mengatakan, anak-anak merupakan kelompok rentan tertular Covid-19. Pada usia kanak-kanak, daya tahan tubuhnya belum bagus dalam melawan Covid-19. Sehingga harus dipastikan tak bepergian. Sebab, ketika diajak keluar rumah tentunya berisiko tertular virus. Selain itu, pemahaman soal protokol kesehatan dimungkinkan juga masih kurang, sehingga disarankan tidak diajak keluar rumah. Terkecuali ada kepentingan sangat mendesak.

”Kalaupun terpaksa keluar rumah, tentunya harus mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak fisik dengan orang lain, serta menghindari kerumunan,” ujarnya.

Hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Kudus terus meningkat. Kasus terkonfirmasi Covid-19 ada 691 kasus dari dalam wilayah dan 189 kasus dari luar wilayah. Dari 691 kasus dalam wilayah tersebut 61 kasus dirawat, 173 kasus isolasi, sembuh 376 kasus, dan meninggal 81 kasus. Untuk kasus luar wilayah dari 189  kasus ada sembilan kasus dirawat, 58 kasus isolasi, 94 kasus sembuh, dan 28 kasus meninggal.

”Hari ini ada tambahan 26 kasus baru. Di antaranya, 25 kasus dari dalam wilayah dan satu dari luar wilayah,” imbuhnya.

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP