alexametrics
Kamis, 06 Aug 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Melaut ke Natuna, ABK Tasikagung Ditemukan Tewas

02 Agustus 2020, 11: 32: 18 WIB | editor : Ali Mustofa

DIEVAKUASI: Para ABK dan petugas saat melakukan evakuasi korban meninggal saat melaut di perairan Natuna, Jumat malam lalu.

DIEVAKUASI: Para ABK dan petugas saat melakukan evakuasi korban meninggal saat melaut di perairan Natuna, Jumat malam lalu. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Seorang ABK (anak buah kapal) Kapal Motor Anugrah Jaya Abadi GT 64 meninggal dunia di laut Natuna pada Sabtu (25/7) pukul 13.00. Korban diketahui bernama Diky Kurniawan, 20, merupakan warga RT 3 RW 1, Desa Ketitang Wetan, Kota. Ia diduga tewas saat menggulung tali batek.

Korban berangkat dari dermaga Pelabuhan Tasikagung. Melakukan perjalanan mencari ikan dua pekan yang lalu. Tepatnya hari Jumat tanggal 17 Juli. Kerja di kapal milik Kholis Pujiono warga Tasikagung, Rembang.

Kapal dinahkodai oleh Warso Purnomo. Dengan jumlah ABK 16 orang menuju Peraira Natuna untuk mencari ikan. Hari Sabtu 25, Juli korban melakukan rutinitas. Sekitar pukul 13.00 wib korban menggulung tali batek.

Sempat mengeluhkan sakit. Tiba-tiba pingsan. Terjatuh. Selanjutnya korban ditolong oleh rekan-rekan ABK lainnya. Dibawa ke kamar kapal. Kemudian Nahkoda memutuskan untuk membawa ke pulau terdekat untuk diberikan pertolongan.

Namun dalam perjalanan menuju pulau korban telah meninggal dunia di tengah laut. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ini diketahui dari hasil visum luar yang dilakukan pihak RSUD dr R Soetrasno Rembang.

”Korban sempat dibawa menuju pula. Di tengah perjalanan sudah meninggal. Akhirnya nahkoda kapal memutuskan kembali ke Rembang,” keterangan Kassat Polair Iptu Sukamto kepada Jawa Pos Radar Kudus, kemarin (1/8).

Kapal akhirnya melakukan perjalanan pulang. Sampai di pelabuhan Tasikagung Rembang pada hari Jumat tanggal 31 Juli. Sekitar pukul 18.15 wib. Selanjutnya Nahkoda menghubungi pihak Satpolair Polres Rembang.

Sejumlah petugas mendatangi TKP. Diantaranya Kasat Polair Polres Rembang, Kapolsek Rembang AKP Didik Dwi Susanto. Kemudian anggota Piket Sat Polair Polres Rembang. Termasuk anggota (piket reskrim dan spkt) Polsek Rembang dan anggota Piket TNI-AL Pos Rembang.

”Korban enam hari perjalanan tiba di darat. Di es supaya tidak bau. Kebetulan baru mendapatkan ikan satu lubang,” keterangannya.

Iya lokasi mencari ikannya cukup jauh. Sekitar 10 mil sudah ikut perairan Malaysia. Setibanya di dermaga korban langsung dievakuasi. Dibawa RSUD. Kemudian divisum. Disitu ada visum luar. Dari pemeriksaan dokter jaga rumah sakit menyatakan korban meninggal tidak ada tanda penganiayaan.

Murni sakit. Akhirnya setelah surat keterangan dari dokter rumah sakit, selanjutnya korban diserahkan pihak keluarga. Dari rumah sakit dikawal anggota. Sampai rumah duka. Selanjutnya dimakamkan seperti biasa. 

(ks/noe/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia