alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Betonisasi Program TMMD Sengkuyung Tahap II Rampung, Akses Warga Los

30 Juli 2020, 14: 12: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

PARAF: Plt Bupati Kudus Hartopo didampingi Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah menandatangani laporan penutupan program TMMD Sengkuyung Tahap II 2020 kemarin.

PARAF: Plt Bupati Kudus Hartopo didampingi Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah menandatangani laporan penutupan program TMMD Sengkuyung Tahap II 2020 kemarin. (KOMINFO KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Pembangunan fisik berupa betonisasi jalan di Desa Undaan Kidul rampung. Jalan yang semula sulit dilalui itu kini sudah bisa diakses warga. Rampungnya kegiatan fisik maupun nonfisik, menandai berakhirnya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II 2020.

Oleh karena itu kemarin, Kodim 0722/Kudus menyerahkan hasil kepada Plt Bupati Kudus Hartopo sekaligus menutup.

Penyerahan program hasil pembangunan fisik dan nonfisik ini dilakukan di Pendapa Kabupaten Kudus. Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda.

Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah mengatakan, kegiatan TMMD yang dilakukan menyasar pada program pembangunan secara fisik berupa betonisasi jalan dan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Pembangunan yang berlokasi di Desa Undaan Kidul menyelesaikan jalan beton sepanjang 676 meter. Dengan lebar tiga dan tinggi 15 sentimeter. Pengerjaan betonisasi jembatan ini memakan waktu satu bulan. Sejak 30 Juni hingga 29 Juli.

”Semoga dalam pembangunan TMMD Sengkuyung II bisa bermanfat bagi masyarakat Kudus. Kami juga berharap masyarakat, khususnya, warga Undaan Kidul meawat jalan yang baru saja dibangun,” harapnya.

Sementara itu Plt Bupati Kudus Hartopo mengapresiasi kegiatan program TMMD Sengkuyung tahap II yang berjalan lancar. Dia juga memberi penghargaan kepada anggota TNI agar semangat membangun Kota Kretek. "Kegiatan TNI ini kemajuan Kudus" katanya.

Terpisah Camat Undaan Rifa’i menyatakan, adanya program TMMD ini bisa mengembangkan swadaya masyarakat sekitar. Selain itu, lewat program fisik maupun nonfisik mampu meningkatkan kepedulian sosial masyarakat. Sekaligus memberikan edukasi kepada warga.

”Betonisasi ini manfaatnya luar biasa. Salah satunya untuk memudahkan warga mengakses jalan pertanian. Dengan begitu pertumbuhan ekonomi saat masa tanam,” katanya.

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia