alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Lagi, Kejati Jateng Tahan Satu Tersangka Terkait Kasus Suap PDAM Kudus

29 Juli 2020, 15: 55: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Ketut Sumedana, Aspidsus Kejati Jateng

Ketut Sumedana, Aspidsus Kejati Jateng (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Share this      

SEMARANG - Satu tersangka lagi kasus dugaan jual beli jabatan di PDAM Kudus ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kemarin. Dia, Direktur Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Jati Mandiri Sukma Oni Irwadani. Ia merupakan tersangka ketiga dalam kasus tersebut.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jawa Tengah Ketut Sumedana menjelaskan, sebelum ditahan tersangka menjalani pemeriksaan oleh penyidik sejak pagi. Selain itu, Sukam Oni juga melakukan tes kesehatan guna memenuhi syarat penahanan. Selama 20 hari ke depan, penahanan Sukma Oni dititipkan di Lapas Kelas I Kedungpane. Namun, jika berkas perkara belum usai penahanan akan diperpanjang.

”Tadi tersangka (Sukma Oni, Red) kami panggil. Kami periksa dari pukul 09.00. Jadi, per hari ini, dia kami tahan,” katanya saat ditemui di kantornya.

Dalam hal ini, peran Sukma Oni dalam kasus suap kepegawaian PDAM Kudus adalah sebagai penyimpan dan penarik uang kepada pegawai-pegawai yang akan dilantik. ”Tersangka ini jadi perantara. Dia pengusaha yang disuruh dirut PDAM untuk menempatkan uang dari pegawai di koperasinya,” jelasnya.

Tak hanya Sukma Oni, Kejati juga memeriksa kembali tersangka Dirut PDAM Kudus Ayatullah Humaini. Berdasarkan informasi, penarikan uang pungli dari para pegawai itu digunakan untuk membayar utang Humaini.

Itu karena untuk pelantikan sebagai dirut PDAM, ia membutuhkan modal banyak, sehingga harus utang. Pemberi utang itu Sukma Oni, pemilik KSP Mitra Jati Mandiri. Namun, Ketut belum memastikan apakah utang itu sudah terbayar semua atau belum. ”Kalau nggak salah (utang) sekitar Rp 600 juta atau berapa gitu,” jelas Ketut.

Hingga saat ini, total sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka, seorang kepala seksi (kasi) di PDAM Kudus berinisial T yang ditahan di Rutan Kudus. Tersangka kedua, Dirut DPAM Kudus Ayatullah Humaini dititipkan di ruang tahanan Polda Jateng. Tersangka ketiga, pemilik KSP Mitra Jati Mandiri Sukma Oni Irwadani dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang.

Kasus ini merupakan lanjutan operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus terhadap oknum pegawai PDAM Kudus pada 11 Juni lalu. Sebagai tersangka pertama, uang tunai Rp 65 juta diamankan petugas dari kasi di PDAM Kudus berinisial T.

Dalam perkembangan kasus ini, ternyata tak hanya Rp 65 juta tersebut, melainkan nilainya sudah mencapai lebih dari Rp 720 juta. Tambahan itu dihitung dari jumlah setoran dari para pegawai yang sudah berterus terang. ”Rp 720 itu rincian dari pemberian 16 pegawai. Padahal sekarang sudah ada 26 pegawai yang mengaku ditarik uang oleh dirut PDAM,” terang Ketut. (ifa)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia