alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Pembukaan Wisata Karimunjawa masih Wait and See, Ada Masalah Apa?

29 Juli 2020, 12: 07: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

TUR LAUT: Wisatawan saat berkeliling pulau di Karimunjawa sebelum pandemi

TUR LAUT: Wisatawan saat berkeliling pulau di Karimunjawa sebelum pandemi (FEMMY NOVIYANTI/ RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Keinginan pelaku wisata Karimunjawa untuk membuka wisata harus ditunda. Penundaan ini terjadi karena ada syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi. Padahal, pelaku wisata baru saja menuntaskan Standard Operating Procedure (SOP) dan simulasi wisata.

Kemarin perkumpulan biro wisata Karimunjawa (PBWK) dan paguyuban biro wisata Jepara (PBWJ) bertemu Bupati Jepara Dian Kristiandi. Dalam pertemuan itu pelaku wisata memohon Pemkab agar membuka wisata Karimunjawa. Permohonan itu direspon baik. Namun, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Ketua Perkumpulan Biro Wisata Karimunjawa, Arif Setiawan mengatakan, sebagai persiapan pembukaan wisata Karimunjawa yang sesuai dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan sesuai protokol kesehatan harus ada kesiapan dan persetujuan dari berbagai pihak yang ada di Karimunjawa. Di antaranya semua pelaku wisata hingga jajaran pemerintahan se-kecamatan dan masyarakat Karimunjawa. ”Jadi dari Pemkab sendiri belum bisa menentukan kapan tanggal pasti bisa dibuka,” katanya.

Untuk menindaklanjuti pertemuan dengan Bupati Jepara, Arif menyatakan, akan mengadakan pertemuan dengan semua pelaku wisata Karimunjawa. ”Selanjutnya hasil nanti kami bawa ke tingkat kecamatan untuk mendorong kecamatan supaya segera di adakan pertemuan untuk kesepakatan bersama,” jelasnya.

Pada tahap awal pembukaan wisata di Karimunjawa, direncanakan dibuka lewat Semarang dengan Kapal Pelni dan Express. ”Harapannya untuk menghindari kecemburuan dengan semua pihak yang ada di wilayah Jepara yang dinilai belum siap untuk dilakukan pembukaan wisata dalam waktu dekat,” ujarnya.

Sebelumnya pelaku wisata di wilayah tersebut telah menyusun SOP hingga melakukan simulasi wisata era new normal. Dalam simulasi tersebut, mereka melakukan aktivitas layaknya saat menerima dan mendampingi wisatawan yang datang ke Karimunjawa. Semua aktivitas itu juga didokumentasikan dalam bentuk video. 

(ks/emy/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia