alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Salah Satu Alasan Mengapa Akses Puser Angin-Logung Perlu Dikoneksikan

28 Juli 2020, 16: 00: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

PUSER ANGIN: Wisatawan berada di bukit Puser Angin.

PUSER ANGIN: Wisatawan berada di bukit Puser Angin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kudus Masan mengusulkan akses Puser Angin dibuat dua jalur. Jalur pertama yang saat ini sudah ada. Sedangkan jalur baru yang dapat mengoneksikan dengan wisata Logung.

”Kami koordinasikan dengan Disbudpar agar bisa mengoneksikan wisata Logung dengan wisata Puser Angin. Biar memudahkan akses. Sebab jalur yang saat ini ada cukup sulit dilalui,” jelas Masan.

Jalur yang saat ini ada dibiarkan apa adanya. Sehingga dapat digunakan untuk offroad. Jalur tersebut nantinya bisa dibuat khusus untuk pengunjung yang naik jeep atau motor trail.  ”Jalur yang mulus bisa lewat Logung,” katanya.

Teknisnya, kata Masan, pengunjung parkir kendaraan di Logung. Kemudian pengunjung naik perahu untuk menyeberang bukit menuju Puser Angin. Setelah sampai kaki bukit Puser Angin, pengunjung naik melalui tangga. Dengan cara ini, pengunjung tak perlu memaksakan diri untuk menempuh medan yang terjal seperti yang saat ini dilakukan.

”Nanti difasilitasi masuk sini menggunakan perahu. Dikasih tangga untuk masuk sampai sini. Jika pengunjung menggunakan trail atau jeep bisa menggunakan jalur yang saat ini ada. Jadi ada dua jalur yang akan lebih mengakomodir masyarakat. Tinggal pilih yang mana,” tuturnya.

Koneksi antara wisata Puser Angin dan Logung dirasa penting dilakukan. Dengan akses yang semakin mudah, diharapkan juga semakin banyak pengunjung. Selain itu, wisata perahu juga dirasa akan berjalan maksimal. Tapi kelaikan perahu harus dipastikan benar-benar digarap maksimal. 

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia