alexametrics
Kamis, 06 Aug 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Disia-siakan, Suami Cari Gendaan

28 Juli 2020, 10: 20: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

Disia-siakan, Suami Cari Gendaan

“KU menangis,” begitulah untaian soundtrack sinetron yang hits belakangan ini. Kisah-kisahnya hampir mirip dengan sepasang suami istri bernama Mikel (bukan nama sebenarnya) dan Painem (nama samaran). Usia pernikahan mereka baru seumur jagung. Namun ada saja pertengkaran yang terjadi. Korbannya sang suami.

Semasa pacaran Mikel dan Painem berkomitmen untuk hidup satu atap. Meskipun begitu Mikel tergolong suami takut dengan istrinya. Hal ini sudah terjadi semenjak pacaran. Seringkali dia diomeli sang perempuan. Namun Mikel memilih mengalah dan memendamnya dalam hati.

Semenjak menikah Mikel mengenal watak asli Painem. Ia sering terkena omelan. Lantaran baru saja menikah, Mikel belum mendapatkan pekerjaan. Sedangkan istrinya sudah bekerja sebagai freelance. Kebutuhannya ditompang istrinya. Hanya omelan yang Mikel dapat, bukan semangat yang diberikan sang istri.

Pada akhirnya istrinya hamil tua, Mikel sudah mendapatkan pekerjaan. Ia bekerja sebagai pegawai. Namun penghasilannya cenderung relatif banyak dibanding istrinya. Melihat itu sang istri bersyukur, karena suaminya mendapatkan sebuah pekerjaan.

Di sisi lain, pekerjaan Mikel terbilang sering bertemu dengan orang baru. Singkat cerita, ia bertemu dengan perempuan yang lebih sexy ketimbang istrinya. Tanda-tanda menduakan istrinya mulai mucul. Ia sering jalan bersama dengan selingkuhannya. Bahkan melakukan hubungan layaknya suami-istri.

Ini dilakukan Mikel sebagai pelampiasan atas sikap istrinya dulu yang menyia-nyiakan dirinya. Mikel sudah tak betah dengan sikap istrinya yang menekannya setiap saat.

Berjalannya waktu perselingkuhan Mikel terendus sang istri. Painem nekat melabrak perempuan yang dianggap menghancurkan hubungannya. Namun Mikel mengecam Painem. Jika dilabrak ia akan menceraikan dirinya. Meski disia-siakan, sang istri masih ingin mempertahankan hubungannya. Begitu juga dengan Mikel. Lantaran ia merasa kasihan dengan si buah hati yang mulai tumbuh besar. 

(ks/gal/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia