alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Performa Meningkat, Nasabah Nyaman, Kini Salurkan BLT Kabupaten

27 Juli 2020, 16: 03: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

DIBERI KEPERCAYAAN: Bupati Rembang Abdul Hafidz (kanan) dan Dirut PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Mokh. Suwarno menunjukkan MoU penyaluran BLT kabupaten.

DIBERI KEPERCAYAAN: Bupati Rembang Abdul Hafidz (kanan) dan Dirut PT BPR BKK Lasem (Perseroda) Mokh. Suwarno menunjukkan MoU penyaluran BLT kabupaten. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - PT BPR BKK Lasem (Perseroda) terus berkembang. Tak hanya capaian keuangan. Performa sumber daya manusia (SDM) semakin optimal. Jaminan pelayanan nasabahnya diperhatikan. Terbaru, ditunjuk menjadi penyalur bantuan langsung tunai (BLT) tingkat kabupaten.

Hasilnya nyata. Ditangan Direktur Utama (Dirut) PD BPR BKK Lasem Mokh Suwarno, kebijakan peningkatan SDM terus dimaksimalkan. Ini untuk memperkuat perusahaan perbankan plat merah ini, agar performanya semakin maksimal. Dengan memberikan pembinaan dari berbagai pengalaman dan pembinaan kepada account officer, funding officer, dan analis kredit.

Selain pembinaan staf, kebijakan kesejahteraan juga diperhatikan. Yakni menaikkan gaji mereka. Target kenaikan rencana bisnis bank (RBB) juga harus dipenuhi. Kemudian membangun karakter. Untuk menjadi karakter seorang banking. Semua harus memiliki kompetensi dan profesional dalam bekerja.

”Mindset yang harus diterapkan teman-teman (karyawan, Red) harus kerja keras. Untuk meraih yang sudah dicanangkan. Kalau impiannya yang jelas ada kenaikan laba. Targetnya, tahun ini kenaikan laba menjadi Rp 17 miliar,” kata Mokh Suwarno.

Pelayanan juga terus ditingkatkan. Baik di kantor pusat operasional (KPO) maupun di semua cabang, saat ini menerapkan protokol anti-Covid-19. Petugas atau staf (teller, CS, AO, Fo, dan bagian lainnya) yang berhubungan langsung nasabah menggunakan masker.

Pemimpin cabang (KPO) memastikan ada pembersihan ruangan dan lingkungan kantor secara rutin. Juga tersedia tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk kantor.

Bahkan yang membanggakan. Tahun ini, PT BPR BKK Lasem juga ditunjuk sebagai penyalur BLT tingkat kabupaten. Untuk warga terdampak Covid-19. Total bantuan yang dikucurkan hampir Rp 8 miliar di tahap awal.

Ada 19.133 penerima BLT. Jumlah dana bantuan yang dikucurkan Pemkab Rembang melalui PT BPR BKK Lasem sampai dengan Mei senilai Rp 7.645.200.000. Dana tersebut merupakan bansos April dan Mei.

”Setiap bulan, penerima mendapatkan Rp 200 ribu. Jadi, untuk Mei 2020 menerima Rp 400 ribu dua kali pencairan,” keteranganya.

Suwarno menambahkan, dana bansos ditempatkan pada produk TabunganKu. Produk tersebut bebas biaya administrasi dan buku tabungan. Sebab, dana bansos sifatnya berkelanjutan. Untuk itu, agar rekening tidak ditutup oleh sistem, harus menyisakan saldo Rp 10 ribu. 

(ks/noe/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia