alexametrics
Jumat, 14 Aug 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 di Rembang Capai Rp 3,8 Miliar

27 Juli 2020, 15: 08: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

PAKAIAN TUGAS: Tim medis penanganan Covid-19 Rembang berfoto bersama mengenakan alat pelindung diri

PAKAIAN TUGAS: Tim medis penanganan Covid-19 Rembang berfoto bersama mengenakan alat pelindung diri (Humas Pemkab Rembang For Radar Kudus)

Share this      

REMBANG - Petugas medis yang terlibat perang Covid-19 di Rembang bakal mendapatkan insentif. Jumlah cukup banyak, Rp 3,8 miliar.

Pemberian insentif ini terhitung sejak tiga bulan. Mulai Maret, April dan Mei. Sayang hingga kini insentif itu belum juga tersalurkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang Ali Syofii menyampaikan, beberapa waktu lalu sudah diajukan kepada Kementerian Kesehatan. Hasil verifikasi pun sudah muncul. ”Nah setelah ini, kami tinggal menunggu proses pencairan dana dari pusat ke daerah,” katanya.

Petugas yang berhak mendapatkan insentif ada beberapa kategori. Salah satu yang kontak langsung dengan pasien. Contohnya dokter umum, dokter spesialis, dan perawat.

Terkait dengan jumlah tenaga medis yang terverifikasi, Ali Syofii mengatakan, ada 1.104 orang. Alokasinya sekitar Rp 3,8 miliar.

Diberitakan sebelumnya, jumlah tenaga yang menerima insentif ada syarat dan perhitungan rumus tersendiri. Seperti jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan Orang dalam pemantauan (ODP). Jadi dengan jumlah OPD tertentu maka akan ada tenaga jumlah tenaga yang diusulkan. Lalu dihitung juga jumlah  tempat tidur ICU dan tempat tidur ruang isolasi. Setelah dihitung lalu diklasifikasi ulang.

Untuk petugas di Puskesmas, juga dihitung berdasarkan kasus-kasus screening. Selain itu juga memperhitungkan posko-posko yang sempat ada ada di perbatasan kabupaten. Yang ada di Bulu, Sarang, Kaliori, hingga Sale.

(ks/vah/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya