alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Inisiatif Bikin Gerakan Tari

21 Juli 2020, 11: 25: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Astri Agustin Ayudiani

Astri Agustin Ayudiani (DOKUMEN PRIBADI)

Share this      

SEJAK kanak-kanak, Astri Agustin Ayudiani sudah belajar menari. Bakat minatnya sekarang berkembang. Ia sekarang me-gethuk tularkan seni gerak dengan irama itu kepada anak-anak didiknya.

Agar minat dan bakatnya tersalurkan, Ia meneruskan ke SMKN 1 Kasihan Yogyakarta. Ia mengambil jurusan tari. Setelah lulus, melanjutkan studi ke Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Jurusannya sama.

Kecintaannya terhadap tari tradisional itu membuahkan hasil. Dia pernah menjadi pemeran utama putri terbaik sendratari antarkabupaten se-Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Sekarang, Astri menularkan ilmu seni tari yang ia peroleh itu. Perempuan kelahiran Kudus 4 Agustus 1994 ini menjadi guru tari di beberapa sekolah di Kota Kretek. Mulai usia SD sampai SMA. Ia tetap melakukan pendekatan-pendekatan kepada siswa.

Meskipun, anak didiknya belum pernah memiliki pengalaman atau hobi menari sebelumnya. ”Biasanya saya pendekatan dulu ke mereka. Saya beri contoh sesuai tari-tari yang disukai mereka,” ujarnya.

Dari ketekunan itu, beberapa siswa yang ia bimbing berhasil menyabet juara di berbagai perlombaan. Mulai dari festival Hari Jadi Kudus hingga Festival Lomba Seni Siswa Nasional.

Uniknya, lanjut Astri, kalau kadang pas proses mau lomba anak didiknya sudah siapkan gerakan-gerakan tari dari rumah. Intinya, lanjut dia, hal itu menurutnya unik. Karena siswa sudah bisa menangkap dari apa yang setiap hari, ia ajarkan. ”Mereka sudah mulai bisa berkreasi,” imbuhnya.

Kedepan, ia ingin memiliki sanggar tari dan pagelaran seni secara rutin. Tujuannya memasyarakatkan kesenian tradisional. Khususnya bagi generasi milenial. 

(ks/zen/vah/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia