alexametrics
Jumat, 14 Aug 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Suami Gak Genah, Mending Pilih Anak

20 Juli 2020, 11: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Suami Gak Genah, Mending Pilih Anak

KUSTINI (bukan nama sebenarnya) mendadak sudah menggandeng pasangan. Sontak keluarga pun kaget. Apalagi mendengar pengumuman Kustini bakal menikah lagi.

Tetapi mau bagaimana lagi. Keluarga cuma bisa memberi dukungan. Melihat keputusan Kustini yang sudah bulat untuk mengakhiri masa jandanya. Sayang, pernikahan itu tak berlangsung lama. Beberapa tahun Kusni menyandang lagi status janda.

Cowok yang dibawa Kustini namanya Sodrun (nama samaran). Dia seorang duda. Perawakannya tinggi. Kulitnya putih. Perkenalan mereka berawal dari mak comblang. Saat itu, sudah sekitar dua tahun Kustini menjanda.

Ia tinggal di rumah sendirian. Karena anak satu-satunya bekerja ke luar kota. Meski usianya sudah ibu-ibu, ia kerap main bareng bersama kawan-kawan seusianya. Untuk mengusir suntuk di rumah sendirian.

Dari pergaulannya itulah Kustini berkenalan dengan Sodrun. Singkat cerita, setelah melakukan PDKT (pendekatan) yang sedemikian rupa, Sodrun pun mengungkapkan niatnya untuk menjadi pendamping hidup Kustini.

Seakan tanpa pikir panjang, Kustini lalu memperkenalkan calonnya itu kepada keluarga. Dan, pernikahan akan digelar secepatnya. Si Sodrun pun tak mau kalah pasang muka.

Ia mulai berbincang asyik dengan keluarga hingga tetangga-tetangga di sekitar rumah Kustini. Tak butuh waktu lama, lingkungan pun bisa menerima sosok Sodrun. Yang menurut kebanyakan orang asyik dan enak diajak ngobrol. Tetapi, Sodrun belum bertemu dengan anak Kusni yang di luar kota sana.

Pernikahan pun berlangsung. Dan, untuk pertama kalinya Jojon (bukan nama sebenarnya), anak Kustini melihat langsung bapak barunya. Ternyata ia cuek saja. ”Kalau nikah ya biar nikah,” ujarnya ketus.

Perubahan mulai terasa setelah pernikahan itu. Dari yang awalnya Sodrun dikenal sebagai orang yang asyik, kini berubah 180 derajat. Ia menjadi pendiam. Rumah Kustini pun sering kosong. Karena Sodrun sering pergi pagi pulang malam. Setelah bekerja langsung cabut entah kemana. Kustini harus ikut. Jadi, tak punya waktu untuk keluarganya sendiri. Termasuk anaknya ketika pulang kampung.

Akhirnya, unek-unek pun meluap. Jojon protes. Karena tak ada perhatian. Bapak tirinya pun baper. Kustini dihadapkan dua pilihan. Suami atau anak.

Akhirnya tegas ia memilih anak. Toh juga sudah capek dengan suaminya yang melarang ini-itu. Mereka pun cerai. Usut punya usut, ternyata Sodrun memang sudah menduda berkali-kali. Kasus cerainya kurang lebih sama. Seperti yang dialami Kustini. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP