alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Universitas Muria Kudus Laksanakan Wisuda Drive Thru

19 Juli 2020, 09: 53: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

PROTOKOL KESEHATAN: Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Rektor UMK Dr. Suparya, S.H., M.S., mewisuda mahasiswa dengan drive thru di kampus setempat kemarin.

PROTOKOL KESEHATAN: Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Rektor UMK Dr. Suparya, S.H., M.S., mewisuda mahasiswa dengan drive thru di kampus setempat kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar wisuda program pascasarjana (S2) dan sarjana (S1) yang ke-64 secara drive thru kemarin. Hal itu menyusul diberlakukannya kondisi new normal di Kabupaten Kudus. Pelaksanaan wisuda model drive thru tahap pertama digelar pada 18-19 Juli.

Rektor UMK Dr. Suparnyo, S.H., M.S. mengatakan, para wisudawan seharusnya diwisuda pada April lalu. Karena pandemi Covid-19, baru dilaksanakan Juli. Jumlahnya ada 652 wisudawan. Pada hari pertama ada 84 orang, hari kedua 150 orang, hari ketiga 135 orang, dan hari terakhir 238 orang.

”Karena masa pandemi, wisuda mestinya digelar April, baru dilaksanakan sekarang. Dengan drive thru. Harapannya tidak ada kerumunan. Dari sekitar 600 wisudawan, kami bagi empat periode,” katanya.

Dalam wisuda drive thru, para wisudawan diberi kesempatan memakai mobil, motor, becak, atau sepeda. Mereka dapat memilih sesuai kebutuhan dan keinginan. Dalam pelaksanaan wisuda sistem drive thru dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Semua baik wisudawan, pejabat kampus yang hadir, maupun metugas memakai masker, face shield, dan sarung tangan.

Pihak kampus juga menyediakan petugas mengecek suhu tubuh hingga menyemprot desinfektan kendaraan yang digunakan wisudawan. Tak hanya itu, kampus juga memberikan batasan penumpang sesuai kapasitas kendaraan yang digunakan.

Untuk kendaraan roda dua maksimal diisi dua orang. Sementara untuk kendaraan roda empat diisi maksimal empat orang.

”Agar tetap bisa menjaga physical distance. Kami juga pastikan wisudawan dan keluarga yang ikut tidak mengalami gejala batuk, pilek, dan panas,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan wisuda sistem drive thru kemarin berjalan lancar. Meskipun demikian, pihak kampus tetap mengevaluasi. Jika memang nantinya ditemukan konsep yang lebih baik akan dipertimbangkan untuk dijadikan konsep pelaksanaan wisuda periode berikutnya.

”Sistem ini juga akan terus dievaluasi. Jika ada yang lebih efektif lagi kami akan menyesuaikan. Sehingga agenda pelaksanaan wisuda tetap bisa berjalan khidmat tanpa harus membahayakan kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, rektor juga menyampaikan harapannya. ”Mudah-mudahan pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. Dan semua bisa menjalani hidup normal kembali dengan aktivitas seperti sedia kala. Kita harus selalu berdoa kepada Allah Tuhan YME, agar kita terhindar dari wabah, bala dan penyakit. Kami ucapkan selamat atas wisudanya program pascasarjana dan sarjana," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Wisuda UMK Rina Fiati S.T., M.Cs., mengatakan, keputusan wisuda drive thru dalam upaya memutus penyebaran Covid-19. ”Setelah melakukan kajian dan beberapa simulasi, akhirnya memutuskan menyelenggarakan wisuda drive thru. Selamat memasuki lembaran baru yaitu dunia kerja era revolusi 4.0. Mari kita tetap menjaga diri sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Salah satu wisudawan Fakultas Psikologi Jamaah mengaku senang akhirnya bisa wisuda dan menerima ijazah. Terkait pelaksanaan wisuda dengan sisiten drive thru, dirinya merasa tidak masalah. Sebab, dirinya pun memang memahami kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menggelar wisuda seperti yang sebelumnya.

”Tadi saya pakai sepeda. Jarak rumah ke kampus tidak terlalu jauh. Selain itu saya suka bersepeda. Saya pikir datang wisuda ke kampus pakai sepeda juga menyehatkan,” katanya. 

(ks/daf/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia