alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Tim PPK UMK Beri Tips Survive Jalankan Usaha

18 Juli 2020, 11: 46: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

PAPARAN: Dr. Drs. Sukirman, S.Pd, SH., MM., memaparkan 11 langkah mengembangkan bisnis ke mahasiswa yang mengikuti pelatihan kewirausahaan.

PAPARAN: Dr. Drs. Sukirman, S.Pd, SH., MM., memaparkan 11 langkah mengembangkan bisnis ke mahasiswa yang mengikuti pelatihan kewirausahaan. (Tim PPK UMK for Radar Kudus)

Share this      

KUDUS - Universitas Muria Kudus (UMK) konsisten mengembangkan potensi kewirausahaan ke mahasiswa. Hal itu, terbukti dengan pelatihan yang terus dilakukan. Salah satunya adalah pemberdayaan potensi kewirausahaan mahasiswa UMK melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Skim PPK (Program Pengembangan Kewirausahaan). Metodenya dengan menyelenggarakan kegiatan pelatihan kewirausahaan untuk 20 mahasiswa UMK. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Februari 2020 lalu hingga Oktober mendatang.

Selama 9 bulan, 20 Mahasiswa yang potensial dan sudah memiliki usaha digembleng secara intensif. Program ini dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Dirjen Penguat Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan ini difokuskan pada kegiatan yang meliputi penetapan jenis usaha, pembuatan branding produk dan pelatihan manajemen pengelolaan usaha.

Menurut Dr. Drs. Sukirman, Spd, SH., MM., koordinator tim PPK UMK, selama pelatihan, mahasiswa yang ikut dalam pelatihan kewirausahaan diberi beberapa tips untuk bisa survive menjalankan bisnisnya. Ada beberapa langkah dan tahapan yang harus dilakukan dengan benar oleh setiap pengusaha. Yakni, memilih nama dan membuat logo, memilih tempat usaha, membeli perlengkapan, pemenuhan terhadap mesin dan alat-alat produksi, dan merekrut pegawai.

Selain itu perlu juga melakukan training persiapan dan uji coba, kemudian memproduksi alat-alat promosi. Tahap selanjutnya pilihan secara legal atau informal, Peresmian, proses tambahan dan yang terakhir belajar dari common mistakes.

”Apabila sebelas komponen tersebut dilalui dengan baik, maka hasil yang diperoleh juga bisa maksimal. Di sinilah peran dan fungsi Tim PPK UMK, yakni memantau dan mengawal perkembangan usaha yang dijalankan oleh mahasiswa binaan kami,” ungkapnya.

Selain pelatihan usaha dan menajemen produksi, Tim PPK UMK juga menargetkan adanya kenaikan profit (laba) usaha. Juga berorientasi pada peningkatan produktivitas kerja. “Dengan adanya kenaikan laba usaha, tentunya secara otomatis ada upaya peningkatan produksi,” pungkasnya optimistis. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia