alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Harga Telur di Pasar Tradisional Tembus Rp 27 Ribu per Kilogram

18 Juli 2020, 10: 31: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

TELUR: Harga telur di pasar tradisional mengalami kenaikan hingga Rp 27 kg per kilogram.

TELUR: Harga telur di pasar tradisional mengalami kenaikan hingga Rp 27 kg per kilogram. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Harga telur di pasar tradisional tembus Rp 27 ribu per kilogram. Padahal normalnya hanya Rp 22 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang Pasar Kliwon Rukim mengatakan, ini kali ketiga telur naik. Juni lalu telur stabil, harga kisaran Rp 22 ribu per kilogram. Kemudian dua minggu lalu Rp 23 kilogram, pekan kemarin Rp 25 ribu per kilogram, sekarang Rp 27 ribu per kilogram.

”Biasanya mau Idul Adha sudah ada kenaikan. Awal Juni sudah tanda-tanda naik, dari Rp 500 kemudian seribu dan sekarang Rp 2 ribu,” terangnya.

Hal serupa dirasakan Jumiyah, pemilik warung kelontog di Desa Loram Kulon, Jati. Dia menjual eceran Rp 27.500 per kilogram.

”Tidak berani menjual Rp 28 ribu per kilogram. Orang rumahan kalau dikasih harga sedikit tinggi dari harga pasar tidak mau beli. Jadi saya mengambil keuntungannya tidak terlalu banyak,” jelasnya.

Jumiyah mengatakan, harga bawang merah dan putih masih relatif stabil dalam sepekan terakhir ini. Harga bawang merah Rp 29 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih Rp 14 ribu per kilogram.

”Saya rasa kenaikan masih wajar. Permintaan berjalan lancar. Jelang Idul Adha biasanya harga-harga naik, karena permintaan juga ada peningkatan,” ujarnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia