alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Buka Layanan, Sepuluh Gerai MPP Jepara Masih Sepi Pengunjung

09 Juli 2020, 12: 50: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

LENGANG: Gerai di mal pelayanan publik Jepara terlihat sepi kemarin. Dalam sehari rata-rata baru tiga hingga 10 pengunjung.

LENGANG: Gerai di mal pelayanan publik Jepara terlihat sepi kemarin. Dalam sehari rata-rata baru tiga hingga 10 pengunjung. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Suasana mal pelayanan publik (MPP) Jepara kemarin lengang. Masuk di lantai i gedung organisasi perangkat daerah (OPD) bersama itu, hanya ada 10 gerai yang membuka pelayanan. Padahal kapasitasnya 17 gerai. Namun pengunjung masih sepi. Sehari hanya sekitar tiga orang per gerai.

MPP baru dibuka 1 Juli lalu. Saat ini baru uji coba. Dari pintu masuk, sisi kiri ada gerai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jepara. Ada tiga loket beserta petugas yang berjaga. Di sebelah gerai Dinas PMPTSP ada ruang layanan pengaduan.

Tepat di tengah ruang MPP ada area terbuka. Ukurannya sekitar empat meter persegi. Rencananya jadi display produk produk kerajinan dan usaha mikro. Tapi masih kosong. Sementara di blok selatan, deretan gerai ditempatkan di kanan dan kiri ruang tunggu pengguna.

Selain Dinas PMPTSP, gerai yang sudah membuka pelayanan ada Bank Jateng, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Samsat, Dinas Kesehatan, Perumdam, BPKAD, Kominfo, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Lingkungan Hidup.

Meski sudah membuka layanan selama sepekan, tingkat kunjungan masih rendah. Rata-rata pengunjung tiap gerai antara tiga sampai 10 orang. Seperti gerai BPKAD misalnya. Gerai itu terletak di ujung selatan bagian kanan ruang tunggu. Sehari melayani tiga orang. ”Biasanya pengunjung yang datang mengurus balik nama tumpi,” kata Ruli, salah satu petugas.

Sementara itu, di sebelah gerai BPKAD ada gerai Dinas Kesehatan. Di gerai itu, juga rata-rata tiga pengunjung setiap harinya.

Kepala Dinas PMPTS Jepara Hery Yulianto mengatakan, MPP Jepara itu baru uji coba. Apalagi di tengah pandemi, pengunjung masih belum ramai. Pihaknya juga membatasi kunjungan. Yakni 45 orang. Jika lebih, harus menunggu di luar. ”Akan kami lihat perkembangan ke depan. Ada evaluasi juga dari Kemen-PAN RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),” tuturnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia