alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Datangi Polres, PDIP Jepara: Usut Kasus Pembakaran Bendera “Banteng"

03 Juli 2020, 15: 16: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

BANTENG BERGERAK: Kader PDI Perjuangan Jepara datangi Polres Jepara melaporkan kasus pembakaran bendera partai.

BANTENG BERGERAK: Kader PDI Perjuangan Jepara datangi Polres Jepara melaporkan kasus pembakaran bendera partai. (PDIP FOR RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Jepara mendatangi Polres Jepara. Kedatangan partai berlambang banteng ini untuk melaporkan pembakaran bendera PDIP di depan gedung DPR Rabu (24/6). DPC PDI Perjuangan lapor ke Polres Jepara untuk mengusut tuntas kasus itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Andang Wahyu Triyanto menyatakan pihaknya geram terhadap pembakaran bendera kebesaran partai berlambang banteng itu. ”Untuk itu kami ambil sikap untuk melapor dan menyerahkan surat pernyataan,” tuturnya.

Andang menyatakan sesuai perintah dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, para kader harus membela panji-panji partai. Ditindaklanjuti dengan  menyerahkan laporan ke Polres Jepara untuk mengusut tuntas oknum pelaku pembakaran bendera partai. ”Prinsipnya PDI Perjuangan adalah partai yang berasaskan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Itu sudah final," tutur Andang.

Ia menekankan kader PDI Perjuangan baik di struktural, badan, sayap serta kultural hingga simpatisan harus tetap solid, siap siaga, tetap tegak lurus dan menjalankan instruksi partai. Andang menambahkan instruksi untuk DPC PDIP Jepara mengibarkan bendera partai di rumah-rumah pengurus maupun di jalan-jalan protokol dan tempat strategis. Juga melakukan pengamanan terhadap bendera partai jangan sampai bendera partai diciderai atau dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kemudian seluruh kader partai untuk siap siaga menunggu perintah dari ibu ketua umum.

“Namun kader tidak perlu terprovokasi kita tetap satu komando saja dari ibu ketum dan kita juga harus ikut menjaga marwah partai yang sangat besar ini,” imbuhnya.

Andang menegaskan bahwa adalah partainya merupakan partai pelopor. Di setiap waktu di setiap tempat pasti banyak orang yang tidak suka. Apalagi di masa pandemi seperti ini banyak orang suka memprovokasi masyarakat ke hal yang sifatnya tidak baik.

Di sisi lain Andang juga mengecam keras agar pelaku pembakaran harus diproses hukum. Serta orang-orang yang terlibat dalam kasus itu juga harus dicari. Untuk menghindari provokasi yang lebih besar kepada masyarakat. “Semoga pelaku cepat terungkap dan bisa segera diproses hukum,” tegasnya. 

(ks/mal/war/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia