alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Gubernur Ganjar Turun Gunung Percepat Penanganan Covid-19

02 Juli 2020, 16: 02: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

EVALUASI: Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo rapat bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rembang di Pendapa Museum Kartini kemarin.

EVALUASI: Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo rapat bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rembang di Pendapa Museum Kartini kemarin. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/ RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi Kabupaten Rembang kemarin. Ia langsung memimpin rapat evaluasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Rembang. Kota Garam yang menjadi zona merah, ia menilai perlu dilakukan tracking, tes secara masif, dan membentuk korwil.

Ia mencatat ada 11 daerah yang masih dalam kategori merah dan akan di-tracking dan tes masif sesuai dengan metodologi kesehatan. Seperti di Rembang. ”Jika pemkab Rembang membutuhkan sarana dan prasarana segera lapor saja. Akan segera kami bantu. Seperti mobil PCR (polymerase chain reaction). Pemprov Jateng telah mendapatkan dari gugus tugas dan beberapa bantuan lain yang bisa kami kirim,” tegasnya.

Dengan kondisi Rembang yang berada di perbatasan provinsi, pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah Jawa timur. Maka akan ada sosialisasi dan pengawasan. ”Tidak hanya di perbatasan. Seluruh Pantura sampai barat juga kami antisipasi," katanya.

KEMUKAKAN PENDAPAT: Kapolres Rembang memberi pernyataan saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Rembang bersama Gubernur Jatengdan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rembang.

KEMUKAKAN PENDAPAT: Kapolres Rembang memberi pernyataan saat rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Rembang bersama Gubernur Jatengdan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rembang. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/ RADAR KUDUS)

Sementara itu, terkait 11 daerah yang zona merah, akan dibuatkan korwil di eks karesidenan, agar bisa saling membantu antara masing-masing daerah. Secara teknis, korwil ini bertugas mengkoordinasikan dan melaporkan setiap hari.

”Jika ada tes serta memastikan penanganan rumah sakit dan kesulitan harus segera dilaporkan. Termasuk penanggulangan masalah sosial dan ekonomi (dikoordinasi korwil)," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, dalam penanganan Covid-19 pihaknya bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda) sudah membentuk kampung tangguh. Juga sudah dimulai membentuk Satgas Jogo Tonggo. ”Kami sudah di-droping (dibantu menangani Covid-19, Red) oleh provinsi. Per desa akan kami beri fasilitas untuk penanganan Covid," katanya. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia