alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Warga Ini Mengaku Kapok Berjudi setelah Diborgol Polisi

02 Juli 2020, 13: 46: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

Dua Warga Ini Mengaku Kapok Berjudi setelah Diborgol Polisi

REMBANG - PR dan SA mengaku kapok berjudi setelah diborgol polisi. Kini mereka hanya bisa meratapi nasib karena dijerat pasal 303 KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun.

Kejadian itu berlangsung (30/6) kemarin. Sekitar pukul 00.15 WIB. Aktivitas judi dadu PR terciduk polisi. Pria 57 tahun yang berperan sebagai bandar dadu itu pun tertangkap bersama tujuh orang penombok. Hanya saja yang ikut tertangkap adalah SA. Sementara, enam orang lainnya berhasil kabur saat dilakukan penangkapan.

Malam itu, sekitar pukul 22.00 pihak polres Rembang mendapatkan informasi dari masyarakat. Bahwa di desa Sale, kecamatan Sale tengah dilakukan aktivitas perjudian. Atas kejadian ini, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Rembang kemudian melakukan penyelidikan. Tentang informasi yang didapat tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan di Desa Sale, ternyata informasi tersebut benar. Dan berhasil mengamankan dua orang pelaku beserta barang bukti. Lalu digelandang ke polres Rembang. Motif perbuatan itu untuk mendapatkan keuntungan uang untuk keperluan pribadi.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menyampaikan, kasus judi dadu ini telah disita barang bukti uang sejumlah sekitar Rp 1,4 juta. Selain itu juga ada dadu beserta bathok-nya. Selanjutnya pihaknya akan mengembangkan kasus ini. Kemarin, sudah ada dua tersangka yang diamankan. ”Ini juga peringatan kepada seluruh masyarakat agar tidak melaksanakan atau melakukan kegiatan judi tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, PR mengaku, baru tertangkap judi sekali ini. Sehari-hari ia bekerja sebagai petani. Alasan untuk main judi untuk makan. Setiap taruhan bekisar Rp 15 ribu. Dengan diciduknya ini, ia merasa sudah kapok. ”Kadang rugi, kadang hasil. Dari taruhannya itu kadang ada yang blong. Lebih banyak yang nombok (hasilnya). Kalau bandarnya ya rugi,” ucapnya. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia