alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Perjuangkan Kesetaraan melalui Organisasi

02 Juli 2020, 10: 49: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

Wiwik Widayati

Wiwik Widayati (DOK. PRIBADI)

Share this      

ISU kesetaraan gender menjadi diskursus yang sampai sekarang masih berlanjut. Banyak perempuan yang terjun dalam memperjuangkan isu ini. Wiwik Widayati, juga ikut memperjuangkan kesetaraan itu.

Wiwik memilih jalan perjuangannya melalui organisasi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Saat ini, dia menjabat sebagai ketua Pengurus Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Jepara. Berbagai pengalaman membersamai pelajar di seluruh Bumi Kartini telah dia rasakan.

”Sederhana, saya ingin menjadikan pelajar putri yang mandiri, menginspirasi, dan mampu berinovasi. Karena selama ini mereka bergantung dengan kaum laki-laki,” kata perempuan kelahiran 28 April 1996 ini.

Tidak hanya memotivasi, Wiwik juga memberikan keteladanan kepada seluruh kader-kader NU di Jepara. Yang paling sering adalah dia tidak pernah menunjukkan rasa lelah saat bertugas. Misalnya harus mondar-mandir berganti lokasi, jika ada pelatihan atau acara pelajar NU di mana saja. Bukan hanya itu, tak jarang Wiwik juga harus memberanikan diri izin tak masuk kerja demi menjalankan kewajiban di organisasi.

”Tapi, selama berkhidmat, saya merasa punya kekuatan tersendiri. Pulang  jam 02.00 malam pun saya tidak takut. Saat malam-malam sendirian ke pucuk utara atau selatan Jepara juga tidak masalah,” imbuh perempuan asal Desa Kawak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, ini.

Untuk menumbuhkan semangat berorganisasi, Wiwik dan pengurusnya memberikan apresiasi kepada pengurus anak cabang (PAC) yang dinilai paling aktif dalam proses kaderisasinya. Hal itu dilakukan agar ada iklim kompetisi kualitas kaderisasi di seluruh jaringan. Kompetisi itu dimulai dari kepengurusan tingkat ranting. Sebab, menjadi tonggak awal kaderisasi NU dimulai.

Selain itu, untuk memperbanyak gerakan perjuangan visinya, dia terus berusaha memaksimalkan jaringan dan peran pelajar NU di komisariat madrasah-madrasah. Hal ini menurutnya sangat penting. Agar kaderisasi dan perjuangan pelajar-pelajar NU terus berlanjut sampai kapan pun.

(ks/qih/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia