alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Ikut Program JKN, Bayar Rp 25 Ribu Dapat Layanan Seharga Puluhan Juta

30 Juni 2020, 12: 38: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

Lilik Fauziana

Lilik Fauziana (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Kemudahan dalam mengakses layanan jaminan kesehatan nasional (JKN) dirasakan oleh Lilik Fauziana, 25, warga Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati. Dia bisa memanfaatkan program JKN pada saat kehamilan sampai melahirkan anak pertamanya. Baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat lanjutan (FKRTL).

Lilik menjalani operasi cesar karena bayinya prematur. Hal yang tak terduga terjadi padanya. Padahal selama pemeriksaan kehamilan kondisi janin maupun ibunya baik. Memasuki, usia kandungan 34 minggu, tiba-tiba Lilik mengeluhkan pusing kepala hebat.

Kemudian Lilik memeriksakan diri ke klinik FKTP dan ternyata mengalami tekanan darah tinggi sehingga harus dirujuk ke rumah sakit. Setelah itu dia harus melakukan proses persalinan karena kondisinya bisa membahayakan janin.

”Saya bismillah saja yang penting anak selamat. Karena prosesnya sangat menegangkan,” terangnya.

Lilik mengatakan, proses persalinan dia mendapatkan layanan sangat baik, meski menggunakan JKN kelas III kepesertaan mandiri. Dia pun merasa beruntung, sejak 2017 memutuskan menjadi kepesertaan JKN. ”Kalau operasi cesar dan bayi prematur pasti biayanya bisa mencapai Rp 20 juta,” katanya.

Untuk itu, Lilik berpesan agar jangan tunggu sakit. Apalagi kalau hamil dan belum ada tanggungan jaminan kesehatan. Untuk itu dia menyarakan agar segera daftar kepesertaan JKN.

”Tak ada ruginya ikut JKN, karena sakit tidak bisa diprediksi. Jadi kita harus jaga-jaga sendiri,” ungkapnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia