alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Akses ke Jembatan Penghubung Blora-Jatim Mulai Digarap

29 Juni 2020, 14: 37: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

AKSES KE JEMBATAN: Pekerja mulai mengerjakan jalan di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan.

AKSES KE JEMBATAN: Pekerja mulai mengerjakan jalan di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA - Jalan yang jadi akses ke calon jembatan Blora-Bojonegoro mulai dibangun. Jalan itu berada di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan. Panjangnya sekitar 412 meter dengan lebar tujuh meter.

Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, pembangunan akses antarkabupaten di dua provinsi itu dikerjakan dua kabupaten. Pemkab Blora mendapat jatah mengerjakan Detail Engineering Design (DED) jembatan, akses menuju jembatan, dan pembebasan lahan. Sedangkan Pemkab Bojonegoro yang mengerjakan jembatannya.

”Saya sempat cek langsung ke Kementerian PUPR beberapa hari lalu. Akhirnya surat izin dari Pak Menteri sudah keluar. Baru saja 25 Juni kemarin. Sehingga kini proyeknya siap dikerjakan,” ucapnya.

Tak hanya memastikan izin keluar, Arief juga langsung terjun ke lapangan untuk mengetahui kondisi titik lokasi pembangunan jembatan di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan. Menurutnya, Pemkab Blora sendiri juga sudah memulai pembangunan jalan akses selebar tujuh meter menuju lokasi jembatan.

”Alhamdulillah, gayung bersambut. Saat kita tinjau kemarin, baik dari sisi wilayah Blora maupun Bojonegoro sudah mulai dilakukan. Sejumlah alat berat mulai melakukan pengerukan lahan untuk pembangunan jembatan,” lanjutnya.

Menurutnya, jembatan itu akan membuka akses warga Blora wilayah Selatan (Kradenan, Randublatung, Kedungtuban, Jati) menuju Bojonegoro dan Ngawi. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan peletakan batu pertama dengan Bupati Bojonegoro. ”Kalau tidak salah besok Rabu,” tambahnya.

Menurutnya, nantinya warga Blora wilayah Selatan tidak perlu berputar puluhan kilometer ke Cepu lagi ketika ingin ke Ngawi, Madiun, dan sekitarnya. Langsung potong kompas melintasi Menden-Ngraho. Tidak perlu naik perahu juga. Sebab, hingga kini warga yang menyeberang dari Ngraho masih menggunakan perahu.

”Harapannya akhir 2020 sudah bisa digunakan untuk memperlancar akses ekonomi dan sosial di kedua wilayah,” tegasnya.

Untuk fisik jembatan, menurutnya akan dibangun dengan rangka baja. Terdiri dari lima bentang menggunakan rangka baja tipe A. Anggaran jembatan berkisar Rp 90 miliar dari APBD Bojonegoro TA 2020. Dilaksanakan oleh rekanan PT Dwi Ponggo Seto dari Ponorogo, Jawa Timur.

Sedangkan proyek pembangunan jalan akses menuju Jembatan yang dilakukan Pemkab Blora juga mulai dikerjakan senilai Rp 8,2 miliar. Sumbernya dari APBD Blora 2020. Dikerjakan oleh rekanan yang sama. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia