alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Peringati Harganas ke-27, DP3P2KB Jepara Ajak Warga Tunda Kehamilan

29 Juni 2020, 11: 15: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

HARGANAS: Salah satu kegiatan DP3P2KB saat mencanangkan Kampung KB di Desa Pekalongan.

HARGANAS: Salah satu kegiatan DP3P2KB saat mencanangkan Kampung KB di Desa Pekalongan. (DP3P2KB For Radar Kudus)

Share this      

JEPARA - Peringatan ke-27 Hari Keluarga Nasional (Harganas) jatuh pada hari ini. Peringatan ini menjadi penting untuk mengingatkan kembali fungsi mendasar keluarga harus tetap dirawat. Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) juga mengajak warga untuk menunda kehamilan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala DP3P2KB Inah Nuroniah. Di masa pandemi ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Jepara untuk melakukan refleksi fungsi keluarga itu sendiri.

Dalam hal ini, pihaknya menekankan kesadaran keluarga untuk menunda kehamilan di masa pandemi. ”Semua tahu ibu hamil menjadi klaster cukup rentan penularan Covid 19. Untuk itu, menunda kehamilan adalah sikap paling tepat,” tutur Inah.

Untuk itu, kata Inah, penting bagi keluarga untuk menggunakan alat kontrasepsi KB ketika berhubungan suami istri. Pada hari ini, pihaknya juga menjalankan program Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor yang digagas pemerintah pusat. Setidaknya akan ada pelayanan 5.482 akseptor se-kabupaten Jepara. Baik itu KB IUD, KB Implant, KB Suntik, KB Pil maupun KB Kondom sedangkan KB MOW dan KB MOP adalah optional.

Untuk mendukung keberhasilan program Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor tersebut, pihaknya mengajak semua pihak baik lintas sektor maupun mitra kerja lainnya seperti Forkopincam, Puskemas, TP PKK, Muslimat NU, Aisyiyah, dan IBI.

”Maksimalkan semua fasilitas kesehatan yang ada baik itu Puskesmas, KKB Swasta, Dokter Bidan Praktek mandiri, Rumah Sakit dan pelayanan KB Bergerak Mobil Unit Pelayanan (Muyan KB) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” tambah Inah.

Sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi menegaskan agar seluruh keluarga di Jepara menunda dulu kehamilannya di masa pandemi ini. Melalui peringatan Harganas ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat agar terus menguatkan fungsi-fungsi keluarga sebagaimana mestinya. Supaya bisa tumbuh generasi penerus yang bisa diandalkan.

”Khusus ibu-ibu hamil, terus jaga kebersihan. Untuk pasangan usia subur, mari tunda dulu kehamilan itu. Gunakan alat kontrasepsi KB. Mari laksanakan protokoler kesehatan di setiap gerak langkah. Mari betul-betul kita jaga dan sayangi keluarga,” himbau Andi. 

(ks/qih/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia