alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Tak Bisa hanya Makan Cinta

28 Juni 2020, 12: 53: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

Tak Bisa hanya Makan Cinta

BAYANGAN kisah indah mengarungi kehidupan rumah tangga pupus sudah. Masa-masa pacaran yang penuh kasih hanya tinggal kenangan. Modal cinta tak cukup untuk mengarungi samudra kehidupan suami-istri.

Tita (bukan nama sebenarnya) sudah tak kuasa menjalani kehidupan rumah tangga bersama Toto (nama samaran). Padahal usia pernikahan mereka belum genap dua tahun. Itu karena Tita menganggap Toto tak mampu memenuhi kebutuhannya.

Toto yang seorang lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK), masih kesulitan mendapatkan sumber penghasilan yang menjanjikan. Dia hanya bisa kerja serabutan. Apa saja dikerjakan agar dapat uang dan bisa memberi makan isterinya.

Kadang membantu beres-beres rumah, mengantar pesanan makanan, hingga menjualkan barang-barang milik orang lain. Dari sana Toto dapat komisi. ”Pekerjaannya memang ini. Hasilnya tak seberapa. Tapi istri saya mulai jenuh dan tidak bisa menerima keadaan saya,” kata lelaki bertubuh gempal ini.

Keduanya sebenarnya sudah lama menjalin hubungan. Mereka sudah kenal sejak di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Namun baru berpacaran ketika kelas XI SMK. Keduanya satu angkatan. Cuma beda jurusan di sekolah. Tita masuk jurusan tata busana. Tito di jurusan elektro.

Mereka saling mencintai. Setidaknya itu yang juga diucapkan oleh Tita. Karena itu, keduanya mantap saja menikah di usia muda. Tidak sampai setengah tahun setelah lulus sekolah.

Namun selepas lulus sekolah Tito belum punya pekerjaan tetap. Dia hanya bisa mengandalkan dari pekerjaan serabutan. Tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan istrinya. Untuk makan saja harus susah payah. Belum juga lain-lain. Kebutuhan perawatan kecantikan dan juga kebutuhan jalan-jalan sulit dipenuhi.

”Kami menikah ya memang bermodal cinta. Namun ternyata tak cukup,” kata Toto sambil tertawa getir mengingat istrinya yang sudah minta cerai jika keadaan tak kunjung membaik.

(ks/aua/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia