alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Bendera Dibakar, Banteng Kota Garam Merahkan Polres Rembang

27 Juni 2020, 11: 05: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

SESUAI PROTOKOL: Ketua DPC PDI-P Rembang memimpin aksi dalam penyampaian aspirasi terkait kasus pembakaran bendera PDI-P di Jakarta.

SESUAI PROTOKOL: Ketua DPC PDI-P Rembang memimpin aksi dalam penyampaian aspirasi terkait kasus pembakaran bendera PDI-P di Jakarta. (DPC PDIP REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - ”Banteng-banteng” Rembang langsung spontan bangun. Ketika mendengar berita bahwa bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah dibakar di Jakarta sana. Kemarin, mereka memerahkan halaman mapolres Rembang. Menyuarakan aspirasi kepada pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas perkara ini.

Orasi dilakukan langsung Ridwan selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Rembang tetap lantang walaupun setengah wajahnya tertutup masker saat memimpin pasukannya. Yang berbaris rapi saling menjaga jarak. Dan bermasker juga. Gerakan ini merupakan spontanitas dari para kader partai berlogo banteng itu.

Munculnya kesamaan persepsi ini baru kemarin (25/6) malam. Kata Ridwan, pihaknya mencoba untuk diam dan bertahan. Ternyata belum mampu menahan kader-kader lainnya. Ia sudah mencoba menjelaskan. Akhirnya, kata dia, sebagai pemegang komando wilayah partai Ridwan mencoba mendengar suara kader lainnya.

”Saya dengar kemarahan teman-teman atas insiden. Dari kejadian ini membakar semangat teman-teman. Membangunkan banteng tidur,” jelasnya.

Akhirnya, ia pun berinisiatif bersama kader dan sepakat bahwa banteng Rembang tetap dalam satu komando. ”Spontanitas juga. Dengan bambu seadanya, bendera seadanya,” imbuhnya.

Pihaknya menyambangi polres agar menyampaikan tuntutan ke jenjang yang lebih tinggi. Dan, menurutnya respons Polres Rembang baik. Telah diterima langsung oleh Kapolres tanpa ada koordinasi sebelumnya.

PDIP Rembang, kata dia, menilai kasus ini sangat penting. Karena yang dibakar adalah bendera partai. Dan bendera tersebut merupakan marwah.

Sementara itu Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menyampaikan, akan menampung aspirasi dari DPC PDIP Rembang dan menyampaikan kepada pimpinan jenjang yang lebih tinggi. Pihaknya akan melihat secara hukum. Dan disampaikan kepada Polda Jawa Tengah dan Polri. ”Kami melihat kader-kader permasalahan secara hukum,” tuturnya.

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia