alexametrics
Sabtu, 04 Jul 2020
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Lawan Petahana, PKB-NU Grobogan Usung Bacabup di Pilkada 2020

25 Juni 2020, 16: 24: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

TUNGGU REKOM: Solikhin, bacabup Grobogan untuk Pilkada Grobogan 2020 yang diusung PKB dan NU Grobogan.

TUNGGU REKOM: Solikhin, bacabup Grobogan untuk Pilkada Grobogan 2020 yang diusung PKB dan NU Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - DPC PKB Grobogan bersama Tim Siyasah PC NU Grobogan memutuskan memilih Solikin maju menjadi bakal calon Bupati Grobogan (bacabup). Keputusan memilih bendahara PC NU Grobogan itu, diambil dalam konsolidasi DPC PKB dan PC NU Grobogan di Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi kemarin.

Dukungan tersebut diikuti oleh 19 majelis wakil cabang (MWC) NU Kabupaten Grobogan dan PKB Grobogan.

Solikin mengatakan, amanah yang diberikan kepadanya tidak dicari. Namun, permintaan dari kaum Nahdhiyin (NU) dan PKB. ”Atas hasil permintaan (DPC PKB dan PC NU Grobogan) saya siap maju menjadi bakal calon bupati. Ini untuk masyarakat Nahdliyin,” katanya.

Dikatakan, dia mantap menjadi bacabup Grobogan ada dorongan untuk ikut membantu membangun daerah dengan daratan terluas di Jawa Tengah ini. Sebab, banyak potensi yang perlu dikembangkan lagi. Termasuk dengan mendatangkan investor masuk ke daerah.

”InsyaAllah jika amanah jatuh pada kami akan siap memenangkan (pilkada). Kami siap mengemban amanat dari DPC PKB dan NU Grobogan. Kami punya visi ’mewujudkan Grobogan lebih sejahtera’,” ujarnya.

Saat ditanya masalah kursi DPC PKB di DPRD Grobogan baru tujuh kursi, dia mengaku optimistis bisa menggandeng partai lain yang belum mengeluarkan rekomendasi cabup. Sebab, untuk mengusung calon dalam pilkada dibutuhkan 10 kursi atau 20 persen dari 50 kursi yang ada.

”Untuk bakal calon wakil bupati, kami akan memilih yang berideologi nasionalis. Karena PKB sudah berideologi religius. Hasil usulan dari PKB dan para kiai akan menggandeng Adly Fairuz, cucu Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin,” terang dia.

Terpisah, Ketua DPC PKB Grobogan HM Nurwibowo menjelaskan, terpilihnya Solikin, bendahara PC NU Grobogan merupakan hasil asistensi pilkada dari DPC PKB Grobogan dan PC NU Grobogan. Sebelumnya ada empat orang yang mendaftar. Mereka, Solikin, Said Danuji (wakil bendahara PC NU Grobogan), Abu Manshur (ketua PC NU), dan Afrosin (sekretaris PC NU Grobogan).

”Dari empat orang ini, terpilih Solikin sebagai bakal calon bupati dari Tim Siyasah DPC PKB dan PC NU Grobogan,” ujarnya.

Dia menambahkan, empat orang yang mengikuti itu, sebelumnya telah mengikuti fit and propertest di DPC PKB Grobogan dan DPW PKB Jawa Tengah. Selain empat orang itu, ada dua orang lagi yang mendaftar pada penjaringan bakal calon wakil bupati di DPC PKB Grobogan. Yaitu Bambang Pujiyanto, mantan direktur RSUD R Soedjati Purwodadi dan mantan Sekretaris DPRD Grobogan Pangkat Djoko Widodo.

”Hasil Tim Siyasah ini, akan kami laporkan ke DPP PKB. Mengenai siapa yang dipilih atau direkom diserahkan kepada DPP PKB,” terang dia.

Ketika ditanya masalah kekurangan kursi untuk mengusung bacabup Grobogan, pihaknya mengaku, akan menunggu hasil rekom dari DPP PKB terlebih dahulu. Jika hasil rekom keluar dan mengusung bacabup sendiri, maka mencari kekurangan kursi di DPRD Grobogan untuk melengkapi persyaratan.

”Untuk kekurangan kursi, PKB nantinya memenuhi dengan menggandeng calon wakil bupati dari partai lain,” terang dia.

Ketua PC NU Grobogan Abu Manshur menyambut baik konsolidasi siyasah dan asistensi DPC PKB dan PC NU Grobogan ini. ”Kami dari kader dan pengurus NU mendukung. Kami juga berharap warga NU mendukung (Solikin). Karena jelas-jelas kader NU dan menjadi pengurus,” tandasnya.

(ks/lin/mun/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia