alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Diduga Kecewa Sikap Pimpinan, Rapat Komisi D DPRD Kudus Sepi

23 Juni 2020, 15: 23: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

KOSONG: Rakor Komisi D DPRD Kudus dengan Kemenag, pesantren, dan OPD terpantau para anggota tak hadir kemarin.

KOSONG: Rakor Komisi D DPRD Kudus dengan Kemenag, pesantren, dan OPD terpantau para anggota tak hadir kemarin. (GALIH ERLAMBANG W/Radar Kudus)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Rakor lanjutan anggota Komisi D dengan Kemenag, perwakilan pondok pesantren, dan beberapa OPD dilakukan kemarin. Sayang Rakor tersebut hanya dihadiri oleh Ketua Komisi D Mukhasiron saja. Sedangkan anggota komisi lainnya tak datang. Diduga anggota mengeluhkan sikap pimpinan komisi.

Rapat Komisi D dengan beberapa OPD sesuai jadwal dilakukan pada pukul 10.00 pagi. Namun hingga bergulir satu jam para anggota Komisi D DPRD Kudus tak muncul. Kursi di deretan depan ruang rapat paripurna kemarin terpantau kosong. Dari Komisi D hanya dihadiri oleh Ketua Komisi Mukhasiron.

Dikonfirmasi usai rapat, terkait tidak hadirnya para anggota Komisi D, Ketua Komisi D DPRD Kudus Mukhsiron menyatakan, kebanyakan anggota berhalangan hadir saat rapat kemarin. Meski tidak hadir, para anggota sudah izin tak hadir dalam rapat. ”Mereka izin tidak hadir hari ini, namun Komisi D tidak sedang Kunker,” ungkapnya kemarin.   

Sementara dihubungi secara terpisah, Ketua DPRD Kudus Masan menyatakan, pihaknya sempat mendapat laporan keluhan dari anggota Komisi D DPRD Kudus. Perihal sikap yang kurang mengenakkan dari ketua komisi.

Ditanya sikap yang kurang mengenakkan tersebut, pihaknya belum mengetahui secara pastinya. Namun pihaknya menegaskan para anggota Komisi D DPRD Kudus tidak pergi Kunker.

”Sebelumnya saya dapat aduan jika ketua komisi menang-menangan,” terangnya saat dihubungi kemarin.

Masan berharap masalah ini bisa diselesaikan baik-baik di internal komisi. Pihaknya mewanti-wanti jangan ada mosi tidak percaya di dalam komisi D.

”Saya harap bisa diselesaikan baik-baik di internal Komisi D DPRD Kudus. Jika memang tidak bisa akan saya fasilitasi untuk bermusyawarah bersama,” ungkapnya

(ks/gal/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia