alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Baru Dua Bulan Sudah ”Main Api”

22 Juni 2020, 11: 29: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

Baru Dua Bulan Sudah ”Main Api”

BULAN pertama dan kedua biasanya pernikahan berada pada masa sayang-sayangnya. Masa bahagia-bahagianya. Namun, itu sama sekali tak dirasakan Zuli (nama samaran). Yang dia rasakan malah sakit hati dan kekecewaan.

Zuli adalah janda anak dua. Dia dipersunting Yana (bukan nama sebenarnya), perjaka muda yang dianggap tampan dan gagah. Selisih usia mereka tak begitu jauh. Hanya terpaut lima tahun. Masa pacaran mereka tak berlangsung lama. Hanya sekitar empat bulan.

Mereka bersua saat Yana mendaftar di pabrik tempat Zuli bekerja. Kebetulan mereka satu devisi. Seringnya bertatap muka dan bercengkrama membuat jarak di antara mereka direkatkan oleh rasa.

Di kampung, Zuli terkenal sebagai janda cukup berduit. Meskipun begitu, dia masih terus bekerja. Kedisiplinan sedari kecil membentuknya menjadi perempuan tangguh. Meskipun dicerai suami pertamanya.

Pernikahannya dengan Yana berlangsung cukup meriah. Dia begitu yakin dengan suaminya itu. Karena selama berpacaran, Yana sama sekali tak menunjukkan sikap buruknya. Yana juga terlihat sangat serius menjalin hubungan dengannya.

”Dia juga menerima anak-anak saya. Sama sekali tak mempermasalahkan,” kata Zuli.

Bulan pertama mereka masih baik-baik saja. Tidak ada persoalan yang menyentuh jalinan pernikahannya, sehingga bisa goyah. Sama sekali tak ada gelagat mencurigakan dari Yana dalam hal apapun.

Namun, memasuki bulan kedua dia mulai mencium ada aroma kebohongan dari gelagat suaminya. Sebab Zuli memilih tidak bekerja lagi. Yana menjadi sering pulang malam. Bahkan kadang sampai larut malam.

Bukan hanya itu, suaminya juga sering menggonta-ganti pasword handphone-nya. Hingga pada suatu malam, saat suaminya tidur pulas, dia mendapati pesan singkat masuk dari perempuan. ”Sudah tidur, Mas?” Zuli menirukan isi pesan tersebut.

Setelah berhasil membuka handphone suaminya, dia shock dengan ratusan pesan romantis suaminya dengan perempuan itu. Bukan hanya itu, dia juga mendapati bahwa mereka kerap video call-an.

Yang paling membuatnya ambyar, ada beberapa pesan yang menunjukkan bahwa mereka beberapa kali janjian bertemu di penginapan. Akhirnya Zuli marah besar. Dia tak sudi lagi dengan Yana. Kini mereka tengah mengurus proses perceraian.

(ks/qih/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia