alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Pengurus TPU Sedyo Luhur Tambah Pengamanan Usai Ditemukan 9 Pocongan

22 Juni 2020, 10: 09: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

TAMBAH PENGAMANAN: Pengurus Yayasan TPU Sedyo Luhur Desa Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus berencana menambah pengamanan usai ditemukan sembilan pocongan berisi bangkai ayam, jarum goni, rambut, beberapa foto dan tulisan rajah.

TAMBAH PENGAMANAN: Pengurus Yayasan TPU Sedyo Luhur Desa Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus berencana menambah pengamanan usai ditemukan sembilan pocongan berisi bangkai ayam, jarum goni, rambut, beberapa foto dan tulisan rajah. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus - Pengurus Yayasan TPU Sedyo Luhur, Desa Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus berencana untuk menambah pengamanan. Hal ini dilakukan menyusul adanya kejadian yang menggegerkan warga pada Kamis (18/6) lalu. Dimana di dua makam ditemukan sembilan pocongan yang berisi bangkai ayam, jarum goni, rambut, beberapa foto dan tulisan rajah.

“Ke depan ada pengamanan lebih. Tapi untuk teknisnya yang tahu pihak yayasan,” kata pengurus TPU Sedyo Luhur Triyono.

Sebelum ada kejadian tersebut, diakuinya TPU Sedyo Luhur tergolong aman. Tak pernah ada kejadian-kejadian yang aneh. Sebab, selama ini, pihak yayasan telah berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa setempat. Sehari-hari, ada tujuh orang yang standby di sana. Enam di antaranya sebagai tukang gali kubur yang dibagi menjadi dua tim.

“Kemungkinan pelaku ke sininya malam hari. Soalnya kalau malam memang petugas sudah pulang. Memang yang dikhawatirkan itu kalau malam hari,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Diketahui dari sejumlah nama yang tertulis pada kertas yang terbungkus dalam pocongan yang ditemukan yakni Yulia Fera Ayu Lestari. Diketahui, perempuan 19 tahun ini merupakan warga Desa Karangmalang. Namun berdasarkan penuturan Kepala Desa Karangmalang Mashuri, warganya tersebut jarang berada di rumah dan bersosial dengan tetangga. Dirinya juga menyebut dia sering berkumpul dengan anak punk. 

(ks/daf/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia