alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Polisi Telusuri Pelaku Pembuangan Bungkusan Kain Kafan di Makam Warga

20 Juni 2020, 16: 02: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

MISTERIUS: Tim Inafis Polres Kudus saat mengambil pocongan kecil dari dalam kubur di Makam Umum Sedyo Luhur, Desa Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus, Kamis (18/6) malam lalu.

MISTERIUS: Tim Inafis Polres Kudus saat mengambil pocongan kecil dari dalam kubur di Makam Umum Sedyo Luhur, Desa Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus, Kamis (18/6) malam lalu. (POLRES KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Meski nama di dalam mantra pocong yang ditaruh di makam teridentifikasi, namun siapa pelaku pembuangan kain kafan di Makam Sedyo Luhur, masih tanda tanya.

Saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Kudus masih menelusuri siapa pelaku pembuangan bungkusan kain kafan di Makam Sedyo Luhur, Desa Bakalan Krapyak, Kaliwungu. Sembilan sungkusan yang berisi bangkai ayam, jarum, dan foto perempuan tersebut, ditanam di dua makam. Lima bungkus di atas pemakaman lama milik Kusmi dan empat bungkus di atas makam Siti.

”Untuk penemuan tadi malam (kemarin malam, Red) sedang kami telusuri. Kira-kira siapa membuang benda tersebut,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma kemarin.

Aditya menjelaskan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Disinggung soal ancaman pidana, ia belum menjelaskan secara pasti. Karena masih dalam penyelidikan. Bungkusan pocong tersebut, diketahui setelah salah satu keluarga ziarah di makam atas nama Kusmi. Keluarga Kusmi tiba-tiba melihat tali pocong dari kawat yang kelihatan ujungnya. Mengetahui hal itu, lalu dilakukan penggalian oleh pengurus makam dan ditemukan bungkusam seperti mayat tersebut.

Pada hari yang sama, juga sempat dilakukan pemeriksaan oleh dr Ainur Fitri dari Puskesmas Kaliwungu dan Tim Unit Inafis Polres Kudus. Pemeriksaan yang berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 tersebut, bahkan menyedot perhatian masyarakat.

Kapolres menuturkan, jika dari informasi yang didapatkan, sebelum kejadian itu, pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 23.00 ada warga yang mengetahui ada delapan orang yang datang ke lokasi. Mereka menaruh bungkusan di makam dengan mengendarai mobil Katana dan tiga motor matik. Namun tidak diketahui identitasnya. 

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia