alexametrics
Jumat, 10 Jul 2020
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Duh, Proyek Jembatan Jalan Lingkar Sarang Ditunda Lagi

16 Juni 2020, 12: 02: 49 WIB | editor : Ali Mustofa

BELUM RAMPUNG: Lingkar Sarang masih terputus sungai perak besar kemungkinan tak ada pembangunan tahun ini karena anggaran untuk penanggulangan Covid-19.

BELUM RAMPUNG: Lingkar Sarang masih terputus sungai perak besar kemungkinan tak ada pembangunan tahun ini karena anggaran untuk penanggulangan Covid-19. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus - Rencana pembangunan jempatan di proyek Jalan Lingkar Sarang (JLS) harus tertunda. Anggaran dari banprov tak bisa turun. Karena digunakan untuk penanggulangan Covid-19. Sementara design enginering detail (DED) sudah selesai. Rencana, akan diusulkan kembali pada 2021.

Sebelumnya, pemkab Rembang memang memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Salah satunya lingkar sarang. Pembangunan memang dilaksanakan bertahap. Sekitar pertengahan 2019 lalu jalan sepanjang dua kilometer ini dianggarkan sekitar Rp 16,3 miliar.

Memang, jalan ini memiliki dua tempo waktu perbaikan. Pada bagian barat dikerjakan pada 2018. Pada bagian timur dikerjakan pada 2019.  Jika hendak ke lokasi ini, bisa melalui desa Sarang Meduro. Kemudian melewati Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

 Setelah dari TPI, menelusuri jalan yang dekat dengan perkampungan. Hanya saja, di tengah-tengah jalan masih terputus sungai perak. Yang belum ada jembatannya itu. Titik inilah yang menjadi prioritas pembangunan.

Terkait pembangunan jembatan sendiri, sudah ada rencana kucuran dana sekitar Rp 9 miliar dari bantuan provinsi (banprov). Tetapi, tak bisa dilaksanakan pada tahun ini. Karena dana tersebut digunakan untuk penanganan Covid-19.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Rembang Sugiharto menyampaikan, perencanaan DED  sudah selesai. ” Perencanaannya atau DED sudah selesai, “ katanya.

Hingga, kata dia, beberapa waktu lalu ada informasi bahwa dana tersebut tidak jadi turun. Karena digunakan untuk penanganan Covid-19. ”Dana banprov dari provinsi tidak jadi turun. Karena diprioritaskan untuk covid di Jateng. Ini info akurat dari pak bupati, bahwa banprov/bankeu untuk pembangunan jembatan lingkar sarang batal. Dan diusulkan kembali tahun 2021,” jelasnya. 

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia